Telkom Gandeng ZTE Demi Kembangkan Infrastruktur Digital

- Telkom Indonesia resmi menandatangani MoU dengan ZTE Corporation untuk mempercepat transformasi digital nasional melalui penguatan solusi dan infrastruktur digital di Indonesia.
- ZTE akan memanfaatkan pengalaman global serta teknologi AI dan platform terintegrasi guna mendukung ekosistem digital Telkom yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan.
- Kolaborasi ini sejalan dengan strategi Telkom bertransformasi menjadi perusahaan berbasis infrastruktur dan platform digital, fokus pada data center, konektivitas, cloud, serta pengembangan solusi berbasis AI.
Jakarta, FORTUNE - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bermitra dengan ZTE Corporation guna memperkokoh pengembangan solusi dan infrastruktur digital di Tanah Air. Langkah ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang membidik percepatan transformasi digital nasional secara menyeluruh, Rabu (13/5).
Dalam kerja sama ini, ZTE akan menyuntikkan pengalaman global serta kapabilitas teknisnya. Fokus utama kemitraan mencakup penguatan infrastruktur digital, solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), serta platform terintegrasi demi menopang ekosistem digital milik Telkom.
Sales Director ZTE Indonesia, Zhu Yang, menyatakan optimisme perseroan terhadap kolaborasi ini. Ia meyakini langkah ini dapat memperkuat pembangunan ekosistem digital sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
“Kemitraan ini mencerminkan visi bersama kami untuk membangun infrastruktur digital yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Zhu Yang dalam keterangannya.
Sinergi ini dipandang bakal memacu laju inovasi serta meningkatkan potensi layanan perseroan. Sasaran utamanya adalah menghadirkan solusi digital yang lebih terukur (scalable) dan aman, baik bagi sektor dunia usaha (enterprise) maupun instansi pemerintahan.
Kombinasi keahlian teknologi dari pihak ZTE dan penguasaan pasar oleh Telkom diharapkan mampu menciptakan nilai baru bagi pengembangan layanan digital di dalam negeri.
Bagi Telkom, kolaborasi ini selaras dengan arah transformasi perusahaan. Saat ini, Telkom tengah berevolusi dari operator telekomunikasi konvensional menuju perusahaan berbasis infrastruktur dan platform digital terintegrasi.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyatakan kemitraan strategis merupakan elemen penting. Hal ini diperlukan demi mengakselerasi agenda pertumbuhan jangka panjang perseroan.
“Kolaborasi ini mencerminkan fokus berkelanjutan kami dalam memperkuat infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan di masa depan,” kata Seno.
Ia menggarisbawahi komitmen Telkom memperkuat kapabilitas pada sektor pangkalan data (data center), konektivitas, serta platform berbasis komputasi awan (cloud). Penggunaan AI kini mulai diposisikan sebagai penggerak utama guna menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi bagi para pelanggan.
“Melalui kemitraan seperti ini, kami ingin membangun ekosistem digital yang lebih tangguh, aman, dan kompetitif di Indonesia maupun di tingkat regional,” ujarnya.


















