Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Ambisi OpenAI Garap Smartphone AI, Target Produksi Massal 2028

Ambisi OpenAI Garap Smartphone AI, Target Produksi Massal 2028
Sam Altman (dok AFP/Jason Redmon via Getty Images)

Jakarta, FORTUNE - Setelah lama berkutat di ranah perangkat lunak, OpenAI kini disebut mulai melirik pasar perangkat keras dengan menyiapkan ponsel berbasis kecerdasan buatan. Perangkat ini diproyeksikan menjadi pesaing serius bagi iPhone maupun ponsel Android di masa mendatang.

Rumor mengenai ambisi OpenAI sebenarnya sudah beredar sejak beberapa waktu lalu. Perusahaan yang dikenal lewat ChatGPT itu sebelumnya dikaitkan dengan pengembangan berbagai perangkat, mulai dari speaker pintar hingga produk berbasis AI lainnya.

Kini, kabar terbaru menyebut OpenAI tengah mengembangkan smartphone AI yang berpotensi mengubah lanskap industri. Informasi ini pertama kali diungkap oleh analis Ming-Chi Kuo. Dalam unggahannya di X pada Selasa (28/4), ia menyebut OpenAI akan menggandeng Qualcomm dan MediaTek untuk merancang chipset perdana mereka.

Sementara itu, Luxshare dikabarkan menjadi mitra eksklusif dalam desain sistem sekaligus manufaktur perangkat. Produksi massal ponsel ini disebut-sebut akan dimulai pada 2026, meski detail spesifikasinya masih belum diungkap ke publik.

OpenAI sendiri disebut akan merampungkan daftar pemasok pada akhir 2026 atau awal 2027. Jika rencana ini terealisasi, langkah tersebut menandai ekspansi besar perusahaan dari pengembang AI menjadi pemain di industri perangkat konsumen.

Tak hanya itu, OpenAI juga sempat dikaitkan dengan mantan kepala desain Apple, Jony Ive, untuk menggarap berbagai perangkat berbasis AI. Sejumlah laporan sebelumnya bahkan menyebut produk awal yang dikembangkan bisa berupa speaker pintar serupa HomePod, lengkap dengan integrasi ChatGPT dan kamera.

Selain smartphone dan speaker, perusahaan juga dirumorkan tengah menyiapkan perangkat lain seperti kacamata pintar dan lampu pintar untuk pasar global.

Hal yang paling menarik dari pengembangan ponsel ini bukan sekadar desain fisiknya, melainkan cara interaksi pengguna. Menurut Kuo, konsep AI agent akan menjadi inti dari perangkat tersebut. Pendekatan ini memungkinkan ponsel bekerja dengan cara berbeda dibandingkan sistem iPhone maupun Android saat ini.

Dengan AI agent, pengguna tidak lagi sepenuhnya bergantung pada aplikasi. Sistem akan mampu menjalankan berbagai tugas secara langsung dan lebih intuitif.

Gagasan ini sejalan dengan pernyataan CEO OpenAI, Sam Altman, di X. Ia menilai saat ini adalah momentum yang tepat untuk merancang ulang sistem operasi dan antarmuka pengguna. Altman juga menyinggung pentingnya menghadirkan protokol internet yang dapat digunakan secara optimal oleh manusia maupun AI agent.

Meski tidak secara eksplisit membahas smartphone, pernyataan tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa OpenAI tengah bersiap memasuki era baru perangkat berbasis AI.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Related Articles

See More

Ambisi OpenAI Garap Smartphone AI, Target Produksi Massal 2028

28 Apr 2026, 21:38 WIBTech