Jakarta, FORTUNE - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) membukukan pertumbuhan double digit di tengah dinamika pasar. Perseroan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp76,6 triliun. Jumlah ini meningkat 17,35 persen secara year-on-year (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya.
ERAA juga mampu mencatatkan laba kotor menjadi Rp8,35 triliun, dengan margin laba kotor sebesar 10,9 persen. Adapun, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1,20 triliun, meningkat 15,83 persen dibandingkan 2024.
Hasan Aula, Wakil Direktur Utama PT Erajaya Swasembada Tbk mengatakan, kinerja tersebut mencerminkan efektivitas strategi ekspansi dan diversifikasi yang dijalankan secara konsisten oleh perseroan.
“Kinerja solid di 2025 menunjukkan ketahanan bisnis kami di tengah dinamika pasar, didukung oleh penguatan portofolio merek, ekspansi jaringan ritel secara selektif, serta optimalisasi berbagai momentum konsumsi sepanjang tahun,” kata Hasan dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3).
Ke depan, menurutnya perseroan akan terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengembangan vertikal usaha serta perluasan ekosistem ritel guna mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dari sisi kontribusi bisnis, segmen cellular telepon dan tablet masih menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan bersih perseroan dengan kontribusi sebesar 78,42 persen.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis di luar handset, berbagai segmen lainnya turut mencatatkan pertumbuhan yang positif dan memperkuat kontribusinya terhadap kinerja perseroan secara keseluruhan.
Melalui pengembangan berbagai vertikal bisnis, perseroan terus memperluas kehadirannya di berbagai sektor, termasuk aksesoris dan perangkat pendukung, ritel gaya hidup aktif, serta food & nourishment, sehingga semakin memperkuat posisi Erajaya sebagai ekosistem ritel yang terdiversifikasi.
