Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BBRM Batalkan Pembelian Kapal US$22 Juta dari Cina
Ilustrasi kapal PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM). (Dok. BBRM)
  • BBRM membatalkan rencana pembangunan kapal PSV berkapasitas 3.500 MT senilai US$22 juta.
  • Pembatalan dilakukan setelah corporate guarantee dan pembayaran termin pertama belum diterima hingga perjanjian dibatalkan.
  • Transaksi yang batal disebut tidak menimbulkan dampak signifikan pada keuangan, operasional, maupun hukum perseroan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembatalan kapal BBRM berdampak signifikan?
Vote Now
29 April 2026

BBRM menandatangani perjanjian pembangunan kapal sebagai bagian dari rencana pengembangan armada.

27 Agustus 2026

BBRM dan JiangXi menyepakati pengakhiran perjanjian pembangunan kapal. Rencana pembelian kapal tidak akan direalisasikan.

Jumat (28/8)

Direktur Utama Na’im machzyumi menyampaikan kepada BEI bahwa perseroan belum menerima corporate guarantee dan belum melakukan pembayaran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembatalan kapal BBRM berdampak signifikan?
Vote Now
  • What?
    BBRM membatalkan rencana pembangunan satu unit Platform Supply Vessel berkapasitas 3.500 MT senilai US$22 juta.
  • Who?
    PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) dan JiangXi New Jiangzhou Shipbuilding Heavy Industry Co., Ltd., China.
  • Where?
    China disebut sebagai lokasi JiangXi New Jiangzhou Shipbuilding Heavy Industry Co., Ltd.; lokasi kesepakatan pembatalan per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Kesepakatan pengakhiran perjanjian dilakukan pada 27 Agustus 2026.
  • Why?
    Corporate guarantee dan pembayaran termin pertama belum diterima, sehingga conditions precedent dalam kontrak belum terpenuhi.
  • How?
    Perseroan dan JiangXi menyepakati pengakhiran perjanjian pembangunan kapal berdasarkan ketentuan conditions precedent dalam kontrak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembatalan kapal BBRM berdampak signifikan?
Vote Now

BBRM tadinya mau membuat kapal besar dengan perusahaan JiangXi dari China. Kapal itu harganya US$22 juta. Tapi BBRM belum mendapat corporate guarantee dan belum membayar uang pertama. Jadi, pada 27 Agustus 2026, mereka sepakat membatalkan rencana itu. Kapal itu juga belum masuk armada BBRM.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembatalan kapal BBRM berdampak signifikan?
Vote Now

Pembatalan transaksi tidak mengganggu kondisi keuangan perseroan karena belum ada dana yang dikeluarkan untuk pembayaran kapal. Armada yang tersedia tetap dapat dioptimalkan untuk menjalankan kegiatan usaha dan strategi bisnis. Selain itu, tidak terdapat kewajiban pengembalian dana, kerugian material, maupun dampak hukum terhadap perseroan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembatalan kapal BBRM berdampak signifikan?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE – PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) membatalkan rencana pembangunan satu unit Platform Supply Vessel (PSV) berkapasitas 3.500 MT senilai US$22 juta. Kesepakatan pengakhiran perjanjian pembangunan kapal tersebut dilakukan perseroan dan JiangXi New Jiangzhou Shipbuilding Heavy Industry Co., Ltd., China, pada 27 Agustus 2026.

Perjanjian pembangunan kapal sebelumnya ditandatangani pada 29 April 2026 sebagai bagian dari rencana pengembangan armada perseroan. Berdasarkan kesepakatan awal, kapal dijadwalkan diserahterimakan 18 bulan setelah pembayaran termin pertama.

Dalam perjanjian tersebut, nilai pembangunan kapal ditetapkan sebesar US$22 juta atau sekitar Rp389 miliar. Perseroan seharusnya membayar deposit 20 persen atau US$4,4 juta setelah menerima corporate guarantee, sementara pembayaran sisanya dilakukan secara bertahap selama proses pembangunan kapal.

“Namun, hingga perjanjian dibatalkan, perseroan belum menerima corporate guarantee dan belum melakukan pembayaran termin pertama maupun pembayaran lainnya kepada JiangXi New Jiangzhou Shipbuilding Heavy Industry,” kata Direktur Utama perusahaan, Na’im machzyumi dan keterangannya kepada BEI, Jumat (28/8).

Pembatalan tersebut mengacu pada ketentuan conditions precedent dalam kontrak. Perjanjian baru berlaku efektif setelah sejumlah persyaratan terpenuhi, termasuk penandatanganan oleh kedua pihak, diterimanya corporate guarantee oleh pembeli dan bank pembeli, serta diterimanya cicilan pertama oleh penjual.

Apabila persyaratan tersebut tidak dipenuhi dalam waktu 90 hari sejak penandatanganan, kontrak dinyatakan batal dan tidak memiliki kekuatan hukum.

Dengan kesepakatan pembatalan pada 27 Agustus 2026, rencana pembelian kapal tersebut tidak akan direalisasikan.

Dampak Pembatan Kapal

Dari sisi keuangan, pembatalan transaksi tidak menimbulkan dampak signifikan karena perseroan belum mengeluarkan dana untuk pembayaran kapal. Dengan demikian, tidak terdapat kewajiban pengembalian dana maupun kerugian material yang timbul dari pembatalan tersebut.

Adapun, dari sisi operasional, kapal yang dibatalkan juga belum menjadi bagian dari armada perseroan sehingga tidak mempengaruhi kegiatan operasional yang berjalan saat ini. “Kegiatan usaha dan strategi bisnis tetap dapat dijalankan dengan mengoptimalkan armada yang tersedia,” ujarnya.

Secara hukum, pembatalan juga tidak menimbulkan dampak terhadap Perseroan. Ketentuan dalam kontrak menyatakan perjanjian belum efektif karena sejumlah persyaratan pendahuluan belum terpenuhi.

Perseroan sebelumnya telah menyampaikan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait penandatanganan perjanjian pembangunan kapal tersebut.

Keterbukaan informasi terbaru disampaikan sebagai pembaruan atas transaksi yang sebelumnya telah diumumkan.

Sampaikan penilaianmu soal pembatalan kapal BBRM

Apakah pembatalan kapal BBRM berdampak signifikan?

See More
Tidak berdampak signifikan
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Berdampak signifikan

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article