Comscore Tracker
BUSINESS

Ini Cara Beli Saham IPO Bukalapak (BUKA)

Perusahaan e-commerce Bukalapak resmi melantai di BEI.

Ini Cara Beli Saham IPO Bukalapak (BUKA)Aplikasi Bukalapak di Google Play. Bangoland/Shutterstock

by DesyDesy

Jakarta, FORTUNE - Bukalapak resmi menjadi unicorn pertama Indonesia yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan e-commerce yang menggunakan kode saham BUKA itu menawarkan 25.765.504.851 lembar saham dengan target dana penawaran umum senilai Rp21,90 triliun.

Aksi korporasi itu diproyeksi menjadi IPO lokal terbesar dalam 13 tahun terakhir. Jumlah saham yang ditawarkan pun merupakan terbesar yang pernah dilakukan perusahaan rintisan di Asia Tenggara.

CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin, dalam konferensi pers virtual pada Jumat, (9/7) menjelaskan IPO ini juga akan menjadi tonggak sejarah bagi perseroan. Sejak awal, Bukalapak punya visi untuk membuat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) naik kelas.

Lewat IPO ini, BUKA akan menggunakan dana sekitar 66% untuk modal kerja, sekitar 15% akan dialokasikan untuk entitas anak perseroan, PT Buka Mitra Indonesia, 15% untuk PT Buka Usaha Indonesia, dan 15% untuk Buka Investasi Bersama. Lalu 1% untuk PT Buka Pengadaan Indonesia, 1% untuk Bukalapak Pte Ltd, dan 1% untuk PT Five Jack Indonesia.

Begitu perdagangan saham dibuka pada Jumat (6/8), harga saham BUKA langsung menyundul ke batas atas auto rejection (ARA). Pada sekitar pukul 9.10, harga saham BUKA terpantau sudah mentok di Rp 1.060, alias melejit 24,71%. 

Nilai perdagangannya tercatat sudah lebih dari Rp 360 miliar dengan jumlah saham yang diperdagangkan lebih dari 3,4 juta lot. Bukalapak sendiri menawarkan saham perdananya di batas atas dari kisaran penawaran, yakni di Rp 850 per saham.

Lalu, bagaimana cara membeli saham IPO Bukalapak?

Pesan lewat perusahaan efek

Saham IPO Bukalapak bisa dipesan lewat perusahaan efek tempat membuat rekening saham. Syaratnya, tentu saja Anda sudah harus punya Single Investor Identification (SID), Sub Rekening Efek (SRE), serta Rekening Dana Nasabah (RDN).

Selama masa penawaran umum, Anda dapat mengirimkan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS) yang sudah terisi lengkap ke perusahaan efek melalui e-mail dan memasukkan dana ke RDN pesanan.

Pemesanan memberlakukan sistem penjatahan terpusat (pooling). Apabila terjadi kelebihan pemesanan (oversubscribed), maka akan dijatahkan dan sisa pembayaran dikembalikan (refund).

Jika belum memiliki SID, SRE, dan RDN Anda bisa menghubungi Perusahaan Efek terdekat untuk membuka Rekening Efek dan RDN. Daftar Perusahaan Efek di Indonesia bisa ditemukan di https://www.ksei.co.id/services/participants/brokers

Sebagai informasi, prospektus awal yang dapat diakses dan diunduh melalui link https://about.bukalapak.com/id/investor-relations/. Adapun prospektus final akan disediakan setelah perseroan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tidak bisa pesan lewat e-IPO

Pemesanan saham IPO Bukalapak tidak dilakukan melalui sistem e-IPO IDX. Pemesanan IPO Bukalapak hanya dilakukan melalui pemesanan secara langsung kepada perusahaan efek atau sekuritas.

Dikutip dari akun Instagram Indonesia Stock Exchange, disebutkan kalau IPO perusahaan dengan ukuran besar dan cakupan investor yang masif belum bisa menggunakan sistem e-IPO. Bukalapak pun masuk dalam kategori kategori ini.

Meskipun demikian, BEI menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan peningkatan kapasitas dan akses e-IPO. Ke depannya, sistem tersebut diharapkan bisa melayani untuk semua jenis dan ukuran perusahaan.

Related Articles