Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Electronic Arts (EA) Resmi Diakuisisi Arab Saudi Senilai Rp984 Triliun
Electronic Arts (EA) resmi diakuisisi Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi bersama Silver Lake dan Affinity Partners. (pif.gov.sa)

  • Konsorsium yang dipimpin PIF Arab Saudi bersama Silver Lake dan Affinity Partners merampungkan akuisisi EA senilai US$55 miliar pada 4 Agustus 2026.
  • EA kembali menjadi perusahaan privat setelah 36 tahun di bursa; pemegang saham menerima US$210 per saham dan pencatatan sahamnya di Nasdaq dihentikan.
  • Akuisisi mendukung strategi Arab Saudi memperluas industri gim, sementara konsorsium berkomitmen mendanai inovasi EA, termasuk pemanfaatan AI dan pengembangan pengalaman bermain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — Electronic Arts (EA) resmi diakuisisi konsorsium pimpinan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi bersama Silver Lake dan Affinity Partners. Akuisisi senilai 55 miliar dolar AS atau sekitar Rp984 triliun (kurs Rp17.892 per dolar AS) ini membuat EA kembali menjadi perusahaan privat setelah 36 tahun melantai di bursa.

Transaksi yang diumumkan pada 29 September 2025 tersebut rampung pada 4 Agustus 2026 setelah mendapat persetujuan pemegang saham dan regulator. Usai akuisisi selesai, saham EA tidak lagi diperdagangkan di Nasdaq.

Akuisisi menjadi babak baru bagi Electronic Arts

Electronic Arts menyatakan akuisisi tersebut membuka fase baru untuk mempercepat inovasi dan pengembangan bisnis bersama investor jangka panjang. Chairman sekaligus CEO EA, Andrew Wilson, menilai transaksi ini sebagai pengakuan atas kontribusi seluruh pihak yang membawa perusahaan menjadi salah satu pelaku utama industri hiburan interaktif dunia.

“Kami akan berinvestasi secara berani, mempercepat inovasi, serta membangun generasi baru gim dan pengalaman bermain bagi ratusan juta pemain dan penggemar,” ujar Andrew dalam keterangan resmi, Jumat (7/8).

Dalam transaksi tersebut, pemegang saham EA menerima pembayaran tunai sebesar 210 dolar AS per saham. Setelah akuisisi rampung, perdagangan saham EA dihentikan dan pencatatannya di Nasdaq akan dihapus.

Konsorsium siapkan investasi jangka panjang

Bagi PIF, akuisisi EA memperkuat investasi Arab Saudi di industri gim dan olahraga elektronik sebagai bagian dari diversifikasi ekonomi. Deputi Gubernur sekaligus Head of International Investments PIF, Turqi Alnowaiser, mengatakan pihaknya telah memahami bisnis EA setelah menjadi investor minoritas selama lebih dari lima tahun.

“Kami memahami platform EA, waralaba gim olahraga global, serta kekayaan intelektualnya yang ikonik,” ujar Turqi.

Ia menilai hiburan dan olahraga sebagai sektor strategis yang terus berkembang. Karena itu, konsorsium berkomitmen menjadi mitra jangka panjang bagi manajemen EA.

CEO Silver Lake, Egon Durban, mengatakan konsorsium akan meningkatkan investasi untuk mendukung pertumbuhan EA, termasuk melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan gim dan peningkatan pengalaman pemain.

Sementara itu, CEO Affinity Partners Jared Kushner menilai karakter, cerita, dan komunitas EA telah menjadi bagian dari kehidupan ratusan juta orang. Konsorsium pun ingin membantu EA menjangkau lebih banyak pemain dan mendukung generasi kreator berikutnya.

Arab Saudi bidik industri gim global

Akuisisi EA menjadi bagian dari strategi Arab Saudi memperkuat posisinya di industri gim global melalui PIF. Lewat National Gaming and Esports Strategy, negara tersebut menargetkan industri gim dan olahraga elektronik sebagai salah satu penggerak diversifikasi ekonomi. Kontribusinya lebih dari 50 miliar riyal Saudi terhadap produk domestik bruto (PDB).

Saudi Gazette melaporkan Arab Saudi memiliki lebih dari 23,5 juta pemain gim atau sekitar 67 persen dari total populasi. Negara tersebut juga mengimpor lebih dari 2,4 juta konsol sepanjang 2024–2025, yang menunjukkan besarnya pasar gim domestik.

Sebelum mengakuisisi EA, PIF telah memperluas investasinya melalui Savvy Games Group. Perusahaan itu mengakuisisi pengembang gim seluler Scopely serta menanamkan modal di sejumlah perusahaan gim dan olahraga elektronik internasional, seperti Embracer Group dan Hero Esports.

Profil dan kinerja bisnis Electronic Arts

Electronic Arts merupakan salah satu perusahaan hiburan interaktif terbesar di dunia. Portofolionya mencakup sejumlah waralaba populer, seperti EA Sports FC, Battlefield, Apex Legends, The Sims, Need for Speed, Dragon Age, dan Madden NFL.

Pada tahun fiskal 2026, EA membukukan pendapatan sekitar 7,5 miliar dolar AS atau Rp134,19 triliun. Bersama konsorsium pemilik baru, perusahaan yang berbasis di Redwood City, California, tersebut akan berfokus mempercepat kreativitas dan inovasi serta mengembangkan pengalaman bermain bagi pemain di seluruh dunia.

FAQ seputar Electronic Arts (EA) resmi diakuisisi

Siapa yang mengakuisisi Electronic Arts (EA)?

EA diakuisisi konsorsium yang dipimpin Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi bersama Silver Lake dan Affinity Partners.

Berapa nilai akuisisi Electronic Arts?

Nilai transaksi mencapai sekitar 55 miliar dolar AS atau sekitar Rp98,4 triliun.

Apa dampak akuisisi terhadap saham EA?

Saham EA dihentikan perdagangannya dan dihapus dari Nasdaq setelah perusahaan menjadi privat.

Mengapa PIF berinvestasi di EA?

Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi Arab Saudi memperkuat industri gim dan esports sebagai sektor prioritas.

Curated For You

Editorial Team

Related Article