Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Laba Bersih MPMX Tumbuh 23 Persen Menjadi Rp539 Miliar per Kuartal III-2026
Ilustrasi Bisnis MPMX/Dok MPMX
  • MPMX mencatat laba bersih konsolidasian Rp539 miliar hingga kuartal III-2026, naik 23 persen secara tahunan, didorong perbaikan margin pada segmen pembiayaan, penyewaan, distribusi, dan ritel.
  • Pendapatan bersih konsolidasian mencapai Rp11,98 triliun selama sembilan bulan 2026; margin laba usaha naik menjadi 4,9 persen dan margin laba bersih meningkat menjadi 4,5 persen.
  • MPMRent meningkatkan laba kotor meski pendapatan turun, sementara MPMMotor tumbuh; MPMFinance memangkas beban operasional 48 persen melalui pengelolaan kualitas aset dan portofolio.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) membukukan laba bersih konsolidasian Rp539 miliar pada kuartal III-2026, Jumat (30/10). Capaian tersebut tumbuh 23 persen secara tahunan (year-on-year) berkat perbaikan margin pada berbagai segmen usaha, khususnya lini pembiayaan dan penyewaan.

Secara konsolidasi, perseroan membukukan pendapatan bersih Rp11,98 triliun hingga sembilan bulan pertama 2026. Margin laba usaha meningkat dari 4,1 persen menjadi 4,9 persen, sedangkan margin laba bersih naik dari 3,7 persen menjadi 4,5 persen dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya.

Grup CFO MPMX, Beatrice Kartika, menyatakan perseroan menjaga keberlanjutan pendapatan sekaligus mengoptimalkan profitabilitas operasional.

“Perbaikan margin pada bisnis distribusi dan ritel serta transportasi, disertai berkurangnya rugi bersih pada bisnis pembiayaan, menjadi perkembangan positif bagi kinerja Grup,” kata Beatrice melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat (30/10).

Pada lini transportasi melalui MPMRent, laba kotor meningkat 10 persen dalam setahun (YoY) menjadi Rp240 miliar. Margin laba kotor naik dari 19,4 persen menjadi 22,0 persen per September 2026. Sementara itu, pendapatan bersih MPMRent turun 3 persen (YoY) menjadi Rp1,09 triliun akibat penurunan jumlah armada sewa dan volume penjualan mobil bekas.

Pada segmen ritel dan distribusi, bisnis ritel sepeda motor MPMMotor mengalami kenaikan pendapatan penjualan 8 persen (YoY) menjadi Rp2,58 triliun dan peningkatan pendapatan layanan purna jual 9 persen (YoY) menjadi Rp79 miliar.

Pada lini distribusi, pendapatan penjualan sepeda motor MPMulia terkontraksi 1 persen (YoY) menjadi Rp9,41 triliun, sedangkan penjualan suku cadang naik 7 persen (YoY) menjadi Rp1,14 triliun.

Pada lini pembiayaan, JACCS MPMFinance Indonesia membukukan pendapatan bersih Rp437 miliar per September 2026. Beban operasional segmen ini berkurang 48 persen (YoY) menjadi Rp383 miliar.

Perusahaan pembiayaan tersebut menerapkan penetapan kualitas aset dan pengelolaan portofolio.

“Ke depan, MPMX akan tetap berfokus pada pengelolaan biaya yang disiplin, kualitas aset, dan optimalisasi bauran bisnis untuk menjaga kinerja Perseroan secara berkelanjutan,” ujar Beatrice.

Curated For You

Editorial Team

Related Article