Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Raksasa Kosmetik Mewah Estee Lauder PHK 3.000 Karyawan

Raksasa Kosmetik Mewah Estee Lauder PHK 3.000 Karyawan
Dok. Estee Lauder
Intinya Sih
  • Estée Lauder mengumumkan PHK global terhadap 3.000 karyawan sebagai bagian dari restrukturisasi besar, dengan total pengurangan tenaga kerja diperkirakan mencapai hingga 10.000 posisi.
  • Perusahaan menargetkan penghematan biaya sekitar US$1,2 miliar dan menaikkan proyeksi laba tahunan menjadi US$2,35–US$2,45 per saham berkat strategi efisiensi dan fokus pada kanal digital.
  • Penjualan kuartalan Estée Lauder mencapai US$3,71 miliar, melampaui estimasi analis, didorong oleh peningkatan permintaan produk premium di pasar mewah seperti Cina dan Eropa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE - Perusahaan kosmetik mewah Estée Lauder Companies mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 3.000 karyawannya secara global seiring percepatan program restrukturisasi besar-besaran yang akan dilakukan perusahaan.

Bersamaan dengan itu, perusahaan yang memayungi sejumlah merek kosmetik mewah seperti Clinique da M.A.C tersebut juga menaikkan proyeksi laba tahunan.

Perusahaan yang sedang dalam pembicaraan untuk merger dengan Puig (pemilik Jean Paul Gaultier) itu memperkirakan total pengurangan tenaga kerja mencapai 9.000 hingga 10.000 posisi, lebih tinggi dari estimasi sebelumnya yang mencapai maksimal 7.000 posisi. Perusahaan juga menargetkan penghematan biaya hingga US$1,2 miliar.

Target baru ini setara dengan sekitar 17,5 persen dari total karyawan global perusahaan yang mencapai 57.000 orang per 30 Juni 2025, berdasarkan laporan tahunan terbaru perusahaan.

“Peningkatan rencana pemutusan hubungan kerja bisa menjadi indikasi bahwa, seiring rencana merger, Estée Lauder akan dapat memangkas lebih banyak posisi di pihaknya sambil tetap mempertahankan karyawan Puig,” ujar analis eMarketer, Sky Canaves dikutip dari Reuters, Senin (4/5).

Lebih dari 70 persen tambahan PHK ini akan berasal dari pengurangan staf di department store, seiring strategi perusahaan yang akan mulai memulai pemulihan bisnis dengan fokus ke kanal digital dan ritel khusus yang tumbuh lebih cepat, seperti Ulta Beauty, Sephora, Amazon, dan TikTok Shop.

Restrukturisasi mulai menunjukkan hasil

Fokus Estée Lauder pada peluncuran produk premium serta penyederhanaan rantai pasok di bawah strategi “Beauty Reimagined” yang dipimpin CEO Stephane de La Faverie membantu meningkatkan penjualan kuartalan di luxury market termasuk Cina dan Eropa.

Perusahaan menargetkan laba tahunan yang disesuaikan sebesar US$2,35 hingga US$2,45 per saham, dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar US$2,05 hingga US$2,25 per saham.

Selain itu, Estée juga memperkirakan penjualan bersih organik akan tumbuh di kisaran atas dari proyeksi sebelumnya, yaitu 1 hingga 3 persen.

Namun demikian, perusahaan menegaskan bahwa proyeksi saat ini didasarkan pada asumsi tidak adanya penurunan kondisi geopolitik atau dampak terkait, termasuk tarif dan sentimen konsumen, serta gangguan bisnis di Timur Tengah setelah Mei 2026.

Perusahaan mencatat penjualan kuartalan sebesar US$3,71 miliar, melampaui estimasi sebesar US$3,69 miliar berdasarkan data yang dihimpun oleh LSEG. Laba disesuaikan sebesar 88 sen per saham juga lebih tinggi dari perkiraan analis sebesar 65 sen per saham.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Related Articles

See More