Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Setengah Abad Apple: 3 Inovasi Produk yang Mempengaruhi Dunia

Setengah Abad Apple: 3 Inovasi Produk yang Mempengaruhi Dunia
ilustrasi iphone 16 pro (Dok. apple.com)
Intinya Sih
  • Apple merayakan 50 tahun perjalanan dengan warisan inovasi besar seperti iPod, iPhone, dan Apple Watch yang mengubah cara dunia menikmati musik, berkomunikasi, dan memantau kesehatan.
  • Meski dinilai kurang inovatif sejak era Steve Jobs, Tim Cook berhasil menjaga kesuksesan Apple melalui strategi penyempurnaan produk dan kekuatan ekosistem yang membuat pengguna tetap loyal.
  • Pada kuartal pertama fiskal 2026, Apple mencatat rekor pendapatan US$143,8 miliar dan laba per saham US$2,84 dengan lebih dari 2,5 miliar perangkat aktif di seluruh dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE - Tak banyak perusahaan yang mampu mempengaruhi cara orang menggunakan teknologi sehari-hari seperti Apple. Perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs, Steve Wozniak dan Ronald Wayne itu kini genap berusia 50 tahun.

Sepanjang perjalanannya, Apple mencatat banyak kesuksesan besar—namun juga beberapa kegagalan.

Dikutip dari laman BBC, saat ini, hampir satu dari tiga orang di dunia memiliki produk Apple. Menurut Emma Wall dari Hargreaves Lansdown, kesuksesan ini bukan hanya karena teknologi, tetapi juga pemasaran. “Mereka menjual mimpi,” katanya.

Apple juga memperkenalkan ide baru saat itu: merek (branding) sama pentingnya dengan produknya. Namun, sejak meninggalnya Steve Jobs, banyak kalangan menilai inovasi Apple tidak secepat dulu, karena perusahaan kini lebih fokus menyempurnakan produk yang sudah ada.

Ken Segall, mantan Direktur Kreatif Apple, mengatakan CEO saat ini, Tim Cook, berhasil menjaga perusahaan tetap sukses. Tapi sebagian penggemar lama merasa Apple tidak lagi se-inovatif dulu.

Berikut beberapa produk Apple yang paling berpengaruh seperti dikutip dari BBC.

iPod

Dirilis pada 2001, iPod membuat musik digital menjadi mudah dan populer. Sebelumnya, pemutar musik digital sulit digunakan dan terbatas. Namun, iPod mengubahnya. Desainnya yang sederhana dan iTunes, yang memudahkan orang membeli dan mengatur musik secara legal.

Kesuksesan iPod juga membantu Apple punya modal untuk mengembangkan iPhone.

iPhone

Diluncurkan pada 2007, iPhone menggabungkan telepon, pemutar musik, dan internet dalam satu perangkat.

Saat ini, ada lebih dari 200 juta iPhone terjual setiap tahun. Meski bukan yang pertama, iPhone menjadi sangat populer karena desain dan pemasaran yang kuat. Banyak pengguna juga sulit berpindah ke merek lain setelah masuk ke ekosistem Apple.

Apple Watch

Diluncurkan pada 2015, Apple Watch menjadi smartwatch terlaris di dunia. Selain menunjukkan waktu, jam ini bisa memantau kesehatan, seperti detak jantung dan mendeteksi jika pengguna jatuh. Penjualannya bahkan mengalahkan industri jam tangan Swiss.

Apple mencatat pertumbuhan kinerja keuangan pada kuartal pertama tahun fiskal 2026 yang berakhir pada 27 Desember 2025. Perusahaan membukukan pendapatan kuartalan sebesar US$143,8 miliar, naik 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sesangkan, laba per saham (diluted EPS) mencapai US$2,84, meningkat 19 persen secara tahunan.

“Hari ini, Apple melaporkan kuartalan yang luar biasa dan memecahkan rekor, dengan pendapatan US$143,8 miliar, naik 16 persen dari tahun lalu dan jauh melampaui ekspektasi kami,” ujar CEO Apple, Tim Cook dikutip dari keterangan resminya.

Ia mengatakan, iPhone mencatat kuartal terbaik sepanjang sejarah, didorong oleh permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di semua wilayah. Sementara itu, bisnis Services juga mencetak rekor pendapatan baru, naik 14 persen dibandingkan tahun lalu. “Kami juga senang mengumumkan bahwa basis perangkat aktif kami kini telah melampaui 2,5 miliar unit, yang mencerminkan tingginya kepuasan pelanggan terhadap produk dan layanan terbaik kami,” katanya.

Sementrara itu, CFO Apple, Kevan Parekh mengatakan pada kuartal Desember, kinerja bisnis yang kuat dan margin yang solid mendorong pertumbuhan EPS sebesar 19 persen, mencetak rekor EPS tertinggi sepanjang masa.

“Hasil yang sangat kuat ini menghasilkan hampir US$54 miliar arus kas operasional, sehingga kami dapat mengembalikan hampir US$32 miliar kepada para pemegang saham,” ujarnya.

Dewan direksi Apple juga mengumumkan dividen tunai sebesar US$0,26 per saham. Dividen ini akan dibayarkan pada 12 Februari 2026 kepada pemegang saham yang tercatat hingga penutupan perdagangan pada 9 Februari 2026.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Latest in Business

See More