Tetra Pak Resmikan Pusat Pengembangan Produk di Thailand

Jakarta, FORTUNE — Tetra Pak resmi membuka Product Development Centre (PDC) di Rayong, Thailand. Fasilitas ini ditujukan untuk membantu produsen makanan dan minuman di kawasan Asia Pasifik mempercepat pengembangan produk, mulai dari tahap konsep hingga produksi komersial.
Langkah ini diambil seiring meningkatnya permintaan terhadap produk makanan dan minuman bernilai tambah di Asia Tenggara, yang didorong oleh urbanisasi, pertumbuhan kelas menengah, serta tren konsumsi produk sehat dan fungsional. Peluncuran minuman fungsional di kawasan ini bahkan tercatat tumbuh sekitar 15 persen secara tahunan.
Vice President Marketing Tetra Pak, Julia Luscher, mengatakan kebutuhan akan proses pengembangan yang lebih cepat dan efisien menjadi kunci bagi produsen untuk bersaing di pasar regional maupun global. “Produsen membutuhkan siklus validasi yang lebih singkat dan kemampuan untuk meningkatkan skala produksi dengan percaya diri. Jaringan global Product Development Centre kami hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujarnya melalui siaran pers (27/3).
PDC di Rayong memiliki luas sekitar 40.000 kaki persegi dan mengintegrasikan dua area utama, yakni Liquid Food Solutions dan Food Development Facility. Fasilitas ini dilengkapi pilot plant semi-industri yang memungkinkan proses pengembangan end-to-end, baik untuk aplikasi aseptik maupun non-aseptik.
Pusat ini mendukung berbagai kategori produk dengan pertumbuhan tinggi, termasuk produk susu, minuman seperti jus, kopi, dan teh, pangan berbasis nabati, es krim, hingga makanan siap saji dan suplemen nutrisi. Melalui fasilitas ini, produsen dapat melakukan uji coba resep, validasi proses, hingga analisis kualitas sebelum peluncuran komersial.
Selain itu, PDC juga menyediakan dukungan riset seperti uji sensori, analisis nutrisi, dan studi umur simpan, yang bertujuan meningkatkan kepercayaan diri produsen dalam membawa produk baru ke pasar.
Managing Director Tetra Pak untuk Malaysia, Singapura, Filipina, dan Indonesia, Marcelo Perazzo, menyebut kehadiran fasilitas ini akan memperkuat daya saing industri. “PDC di Rayong membantu produsen menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga relevan dengan pasar dan mudah ditingkatkan skalanya,” katanya.
Fasilitas ini menjadi bagian dari jaringan global Tetra Pak yang kini mencakup 12 pusat pengembangan produk. Uji coba komersial bagi pelanggan dijadwalkan mulai pada kuartal kedua 2026.
Ekspansi ini sekaligus mempertegas strategi Tetra Pak dalam memperkuat kehadirannya di Asia Pasifik, termasuk melalui pengembangan fasilitas produksi dan inovasi di sejumlah negara di kawasan tersebut.


















