Lanjutkan Ekspansi, MR DIY Buka Gerai Ke-1.300 di Kalimantan

- MR.D.I.Y. Indonesia meresmikan gerai ke-1.300 di Tideng Pale Timur, Kalimantan Utara, menandai langkah ekspansi besar di segmen ritel perlengkapan rumah tangga domestik.
- Ekspansi ini bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap produk rumah tangga terjangkau, sekaligus menghadirkan ritel modern hingga wilayah perbatasan dengan tantangan distribusi yang kompleks.
- Didukung pertumbuhan laba 35,5% pada kuartal I 2026 dan jaringan lebih dari 430 kota, MDIY tetap menerapkan kebijakan satu harga nasional sejak beroperasi pada 2017.
Jakarta, FORTUNE - PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) buka gerai ke 1.300 di Tideng Pale Timur, Kalimantan Utara. Penambahan gerai ini menandai ekspansi perseroan di segmen ritel perlengkapan rumah tangga domestik di tengah berbagai tantangan ekoomi.
Edwin Cheah, Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia mengatakan, ekspansi ini bukan hanya mencerminkan perumbuhan bisnis, tetapi juga ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk rumah tangga dengan harga terjangkau.
"Keterjangkauan tetap menjadi prioritas utama MR.D.I.Y. Indonesia. Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, kami ingin pelanggan tetap dapat memenuhi produk perlengkapan rumah tangga dengan harga dan nilai terbaik," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (8/5).
Meski kabupaten Tana Tidung yang berada di paling utara di Indonesia, dengan tantangan distribusi yang lebih kompleks dibandingkan kota-kota besar, menurutnya ekspansi ini dilakukan sebagai upaya perseroan untuk terus memperluas jangkauan ritel modern hingga wilayah yang semakin dekat dengan perbatasan negara.
Dalam kurang dari sembilan bulan, MDIY telah menambah sekitar 200 toko. Sebelumnya, toko ke-1.100 dibuka di Jakarta pada Agustus 2025, disusul toko ke-1.200 di Sumbawa pada Desember 2025.
MDIY mencatat pertumbuhan laba 35,5 persen pada kuartal I 2026 menjadi menjadi Rp306,5 miliar, melanjutkan tren profitabilitas yang konsisten sepanjang 2025. Saat ini, jaringan usaha perusahaan disebut telah hadir di lebih dari 430 kota dan kabupaten serta menyerap lebih dari 11.000 tenaga kerja.
MDIY juga mempertahankan kebijakan satu harga nasional yang diterapkan sejak mulai beroperasi pada 2017. Melalui skema tersebut, harga produk yang tercantum di rak berlaku sama di seluruh toko tanpa penyesuaian berdasarkan lokasi, jarak distribusi, maupun tingkat kompleksitas pengiriman.


















