Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Tiga Pabrik Tekstil Mulai Groundbreaking di Subang Smartpolitan, Investasi Tembus US$60 Juta
Groundbreaking Tiga Pabrik Tekstil di Subang Smartpolitan

  • Tiga perusahaan tekstil, termasuk Binkova, Dafei, dan Serendipity Fashion, resmi memulai pembangunan pabrik vertikal di kawasan industri Subang Smartpolitan dengan total investasi sekitar US$60 juta.
  • Proyek ini diperkirakan menyerap 3.000–3.800 tenaga kerja langsung serta menciptakan lapangan pekerjaan turunan di sektor pendukung seperti logistik, catering, dan laundry.
  • Pembangunan ditargetkan rampung akhir 2026 dengan fokus pada efisiensi produksi berteknologi modern dan keberlanjutan global untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok fesyen dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Kawasan industri yang dikelola PT Surya Semesta Internusa Tbk, Subang Smartpolitan, menyebut tiga perusahaan teksil resmi memulai pembangunan manufaktur vertikal.

Ketiga entitas tersebut ialah PT Binkova Textiles Indonesia yang bergerak di proses pencelupan dan penyelesaian kain (dyeing & finishing), PT Dafei Textile Indonesia yang fokus pada produksi kain melalui metode tenun (weaving) dan rajut (knitting), serta PT Serendipity Fashion Indonesia yang beroperasi sebagai manufaktur garmen atau Tier 1 dalam industri tekstil dan pakaian jadi.

Abednego Purnomo, Chief Commercial Officer Subang Smartpolitan, mengungkapkan bahwa total nilai investasi pada proyek ini mencapai sekitar US$60 juta. Proyek ini diproyeksikan mampu menyerap antara 3.000 hingga 3.800 tenaga kerja. Adapun, ketiga perusahaan ini merupakan mitra bisnis brand H&M.

"Kehadiran industri ini tidak hanya menyerap tenaga kerja secara langsung di dalam pabrik, tetapi juga akan menciptakan tiga sampai empat lapangan pekerjaan turunan lainnya di sektor pendukung, seperti penyedia jasa logistik, layanan catering, laundry dan lainnya di sekitar kawasan," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (24/4).

Sun Jianjun, Direktur PT Binkova Textiles Indonesia menyatakan bahwa keputusan untuk membangun fasilitas manufaktur vertikal di Indonesia merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi sebagai pemasok global yang kompetitif.

Lokasi Subang Smartpolitan dinilai strategis, dengan infrastruktur terintegrasi yang mendukung efisiensi logistik dan konektivitas strategis, menjadikannya hub ideal bagi manufaktur berorientasi ekspor.

"Perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan teknologi manufaktur modern di Subang Smartpolitan, guna memastikan efisiensi operasional serta traceability produk yang sejalan dengan standar keberlanjutan internasional dan persyaratan perdagangan global," ungkapnya.

Ia berharap investasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui melalui penciptaan lapangan kerja, sekaligus meningkatkan nilai tambah industri tekstil nasional dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok fesyen global.

Pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2026, yang kemudian akan diikuti dengan dimulainya operasional produksi penuh setelahnya. Seluruh fasilitas produksi itu nantinya akan menghasilkan berbagai produk fesyen yang diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pasar global, termasuk untuk memenuhi kebutuhan H&M sebagai mitra bisnis utama.

Editorial Team

EditorEkarina .