Comscore Tracker
FINANCE

Ini Tips Agar Rekening Bank Tidak Mudah Dibobol Maling

Perlu berhati-hati agar tidak terjadi pembobolan rekening.

Ini Tips Agar Rekening Bank Tidak Mudah Dibobol Malingilustrasi ATM Setor Tarik Tunai (unsplash.com/Giovanni Gagliardi)

by Eko Wahyudi

Jakarta, FORTUNE – Baru-baru ini, masyarakat dihebohkan oleh kasus pembobolan rekening BCA oleh tukang becak dengan nilai Rp345 juta. Pembobolan ini menggunakan modus yang memanfaatkan identitas asli nasabah untuk mengelabui pegawai bank.

Pelaku berpura-pura sebagai nasabah untuk mengecoh teller agar dapat menarik sejumlah uang dari rekening yang bukan miliknya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menyimpan segala berkas termasuk buku tabungan dengan baik, dan mengaktifkan sistem keamanan.

Pencurian identitas menjadi salah satu cara yang paling sering dipakai untuk menarik uang secara ilegal.

Modus kejahatan perbankan dalam era digital semakin berkembang dengan memanfaatkan cara baru seperti menyalahgunakan data pribadi konsumen yang lalai. Anda tentunya harus mewaspadai hal ini.

Mengingat banyaknya modus untuk membobol rekening bank, artikel ini akan membahas sejumlah tip agar rekening bank tidak dibobol. Berikut adalah sejumlah tip agar rekening bank tidak dibobol, sesuai rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK):

1. Aktifkan fitur notifikasi SMS transaksi

Fitur ini akan membantu Anda dengan mengirimkan SMS pemberitahuan ke nomor telepon Anda ketika ada transaksi masuk atau keluar. Jadi, ketika ada transaksi yang patut dicurigai, Anda bisa langsung melaporkan kepada pihak bank untuk menelusuri transaksi tersebut.

2. Cek riwayat transaksi secara berkala

Saat ini, Anda bisa sangat mudah mengecek riwayat rekening dan saldo melalui aplikasi mobile banking atau internet banking Bank yang Anda miliki. Memeriksa riwayat transaksi akan memberikan informasi tentang transaksi apa saja yang telah Anda lakukan. Dengan memeriksa transaksi, Anda jadi tahu jika ada transaksi yang mungkin saja bukan Anda yang melakukannya.

3. Aktifkan fitur verifikasi dua langkah

Amankan perangkat seluler Anda dengan mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah seperti menggunakan pindai sidik jari atau wajah. Fitur verifikasi dua langkah membuat sebuah sistem akan menjadi lebih sulit untuk dibobol.

4. Hindari menggunakan WiFi publik

WiFi publik yang gratis cukup mudah didapatkan. Namun, sering kali orang lupa dengan bahaya yang mengintai dalam menggunakan WiFi publik seperti pencurian dari rekening bank secara digital.

Untuk melakukan transaksi perbankan Anda disarankan menggunakan jaringan internet pribadi dan menghindari menggunakan WiFi Publik. Saat terhubung dengan WiFi publik, perangkat Anda lebih rentan untuk diretas.

5. Jaga data pribadi

Jangan pernah memberikan User ID, kode OTP, PIN rekening atau nama ibu kandung ke siapa pun, termasuk pihak bank dan keluarga. Selain itu, pastikan ubah password secara berkala.

Data pribadi menjadi sangat penting kerena dapat menjadi celah untuk digunakan pelaku agar dapat menguasai akun rekening milik nasabah. Untuk mendapatkan data pribadi perbankan nasabah, pelaku biasanya menggunakan berbagai cara.
 

6. Berhati-hati saat menggunakan ATM

Kartu ATM atau terkadang disebut sebagai kartu debit banyak digunakan nasabah bank untuk keperluan sehari-hari. Kartu ini dianggap sangat penting dan bisa membuat panik ketika hilang.

Untuk menghindari terjadinya skimming, pastikan tidak ada benda mencurigakan seperti alat lain di sekitar ATM. Selalu waspada terhadap siapa pun di sekitar ATM yang menawarkan bantuan.

7. Simpan buku tabungan dan ATM dengan baik

Meski telah mengaktifkan seluruh sistem keamanan dan berhati-hati saat menggunakan mesin ATM, namun celah rekening bank dibobol tetap ada. Pada kasus terbaru, seorang nasabah sebuah bank swasta kehilangan uang ratusan juta rupiah karena seseorang menarik uang miliknya melalui teller.

Untuk menghindari pembobolan rekening dengan modus tersebut, pastikan untuk menyimpan buku tabungan dan ATM yang Anda miliki di tempat yang aman di rumah di dalam brankas. Membawa buku tabungan ke mana saja, tentu ada kemungkinan bahwa buku tabungan tersebut terjatuh.

Simpan juga kartu ATM dengan baik. Apabila Anda menyadari bahwa kartu ATM Anda hilang atau terjatuh, segera lakukan pemblokiran.

Related Topics

Related Articles