Jakarta, FORTUNE - Raksasa jam tangan mewah asal Swiss, Rolex, kembali menegaskan dominasinya di industri horologi global. Sepanjang 2025, merek berjuluk “The Crown” ini membukukan penjualan lebih dari CHF 11 miliar, atau setara sekitar US$14 miliar dan menjadi rekor tertinggi dalam sejarah perusahaan.
Lebih dari sekadar memimpin pasar, Rolex menyumbang sekitar 33 persen dari total nilai penjualan industri jam tangan Swiss tahun lalu. Artinya, satu dari setiap tiga franc Swiss yang dibelanjakan untuk jam tangan Swiss mengalir ke kas Rolex.
Data tersebut diungkap dari laporan tahunan Swiss Watcher yang disusun Morgan Stanley dan LuxeConsult. Laporan itu juga mencatat Rolex menjual sekitar satu juta unit jam tangan sepanjang 2025.
Menariknya, lonjakan pendapatan terjadi di tengah penurunan volume produksi. Jumlah jam yang dipasarkan Rolex turun 2 persen pada 2025. Ini menjadi tahun kedua berturut-turut perusahaan mengurangi distribusi ke peritel, pola yang jarang terjadi dalam lebih dari dua dekade terakhir.
Strategi ini mencerminkan pendekatan eksklusivitas yang semakin ketat: suplai terbatas, permintaan tetap tinggi, dan harga yang terus menguat. Dalam lanskap industri yang kian mengerucut ke segmen ultra-premium, Rolex justru mempertegas posisinya sebagai tolok ukur nilai dan simbol status global.
