Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Strategi Urban Icon Membuat Konsumen Betah Lebih Lama di Toko
URBAN ICON, destinasi retail lifestyle premium di bawah naungan Time International, resmi menghadirkan konsep gerai toko terbarunya di Summarecon Mall Serpong. (Dok. Urban Icon)
  • Urban Icon memperbarui konsep toko fisik dengan desain modern dan terbuka di Summarecon Mall Serpong untuk menciptakan pengalaman belanja yang lebih nyaman dan menarik bagi pelanggan.
  • Transformasi ini bertujuan meningkatkan waktu kunjungan pelanggan melalui kurasi produk yang relevan serta tata ruang minimalis yang mendorong eksplorasi seluruh area toko.
  • Di tengah tren belanja digital, Urban Icon menonjolkan keunggulan pengalaman multisensori di toko fisik, membangun kepercayaan dan koneksi emosional antara pelanggan dengan merek premium mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banten, FORTUNE – Di tengah tren pertumbuhan tren belanja online, retailer lifestyle premium Urban Icon memperkuat investasi pada pengalaman berbelanja di toko fisik. Kehadiran gerai ritel yang nyaman, terbuka, dan mampu melibatkan seluruh indra konsumen menjadi kunci untuk membuat pelanggan bertahan lebih lama sekaligus membangun kepercayaan terhadap produk.

Strategi tersebut direalisasikan melalui konsep gerai terbaru Urban Icon di Summarecon Mall Serpong. Dengan tema "One Stop Lifestyle Destination", toko yang berada di bawah naungan Time International itu tampil dengan desain yang lebih modern, terbuka, dan lapang, sekaligus menghadirkan kurasi produk yang disesuaikan dengan perubahan perilaku konsumen.

Deputy General Manager of Retail and Operations – Lifestyle Fashion Urban Icon, Shamsuri Jamaluddin, mengatakan transformasi tersebut menjadi langkah pembaruan setelah Urban Icon beroperasi selama 16 tahun.

"Yang mendorong transformasi ini adalah memberikan new shopping experience untuk pelanggan kami. Sekarang Urban Icon memasuki usia hampir 17 tahun dan kami ingin melakukan pembaruan karena perilaku konsumen sudah berubah," kata dia saat ditemui usai merilis desain baru Urban Icon di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Jumat (3/7) .

Tak hanya mempercantik gerai, Urban Icon memiliki tujuan yang lebih spesifik, yakni meningkatkan waktu kunjungan pelanggan (dwell time) di dalam toko. Untuk itu, perusahaan juga mengkurasi ulang produk agar relevan bagi pelanggan lama, konsumen baru, hingga calon pelanggan di masa mendatang.

"Kami ingin pengalaman pelanggan berada di dalam toko menjadi lebih lama. Karena itu bukan hanya konsep tokonya yang berubah, tetapi juga kurasi produknya kami sesuaikan dengan kebutuhan pelanggan sekarang maupun ke depan," kata Shamsuri.

Desain terbuka dorong eksplorasi

URBAN ICON, destinasi retail lifestyle premium di bawah naungan Time International, resmi menghadirkan konsep gerai toko terbarunya di Summarecon Mall Serpong. (Dok. Urban Icon)

Salah satu perubahan paling mencolok adalah penerapan konsep ruang yang lebih terbuka. Jika sebelumnya berbagai elemen display membatasi pergerakan pengunjung, kini tata letak dibuat lebih minimalis sehingga keseluruhan isi toko dapat terlihat bahkan dari luar.

Menurut Shamsuri, pendekatan tersebut bertujuan menarik perhatian pengunjung mal yang melintas sekaligus mendorong mereka untuk masuk dan mengeksplorasi seluruh area toko.

"Dari luar orang bisa langsung melihat keseluruhan toko. Dulu banyak pedestal yang membuat pelanggan berhenti mengeksplorasi. Sekarang ketika orang lewat, mereka bisa penasaran, berhenti, lalu masuk melihat apa yang baru dari Urban Icon," ujarnya.

Untuk memudahkan pelanggan menjelajahi koleksi, Urban Icon juga membagi area toko ke dalam empat kategori utama, yakni watches, leather bags, casual, dan lifestyle accessories.

Konsep tersebut memungkinkan setiap merek memiliki ruang untuk menampilkan identitasnya secara lebih optimal, sekaligus membuat pengalaman berbelanja terasa lebih nyaman dan terarah.

"Kami ingin menghadirkan ruang yang memungkinkan setiap brand menampilkan karakternya secara optimal, sekaligus menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih premium, nyaman, dan inspiratif bagi pelanggan," kata Shamsuri.

Pengalaman yang tak bisa digantikan digital

URBAN ICON, destinasi retail lifestyle premium di bawah naungan Time International, resmi menghadirkan konsep gerai toko terbarunya di Summarecon Mall Serpong pada Jumat (3/7). (Dok. Urban Icon)

Di tengah tren belanja daring, Urban Icon melihat toko fisik masih memiliki keunggulan yang sulit ditiru platform digital, yakni pengalaman multisensori.

Shamsuri mengakui kanal digital telah mengubah perilaku belanja masyarakat. Namun, menurutnya, pengalaman yang diperoleh konsumen di platform digital masih terbatas pada preferensi yang dibentuk oleh algoritma.

Sebaliknya, toko fisik memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk melihat produk secara langsung, menyentuh material, menikmati atmosfer toko, hingga mendengarkan musik yang dirancang untuk menciptakan suasana berbelanja yang nyaman.

"Di toko kami, pelanggan bisa melihat produk dengan jelas, menyentuh materialnya, menikmati musik, dan itu membangun rasa percaya lebih cepat dibandingkan hanya mengandalkan ulasan di platform digital," ujarnya.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi faktor penting dalam membangun hubungan emosional antara pelanggan dan merek, khususnya untuk produk-produk premium yang membutuhkan pertimbangan lebih sebelum dibeli.

Gerai terbaru Urban Icon juga menghadirkan kurasi berbagai merek internasional dari sejumlah kategori. Untuk produk leather goods, tersedia koleksi Liebeskind Berlin, Fossil, hingga merek lokal Rounn.

Pada kategori jam tangan, pelanggan dapat menemukan Emporio Armani, Michael Kors, Fossil, dan Tissot. Sementara kategori lifestyle menghadirkan berbagai produk dari Fjällräven, Doughnut Bags, serta Stanley.

Selain mengusung konsep yang lebih terbuka, Urban Icon turut mengedepankan aspek keberlanjutan dengan memanfaatkan material daur ulang pada sejumlah elemen interior. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan ruang ritel yang lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan kualitas maupun estetika desain.

 

Curated For You

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article