Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
TAG Heuer Pukau Watches & Wonders 2026 melalui Koleksi Baru Monaco
Booth TAG Heuer di Watches & Wonders 2026. (Dok. TAG Heuer)
  • TAG Heuer tampil mencuri perhatian di Watches & Wonders 2026 dengan booth megah dan instalasi mesin TH80-00 raksasa yang menonjolkan warisan inovasi serta semangat motorsport merek asal Swiss ini.

  • Koleksi baru Monaco Evergraph diperkenalkan sebagai simbol evolusi besar TAG Heuer, menggabungkan desain ikonik dengan mesin Calibre TH80-00 berteknologi tinggi yang menawarkan presisi, ketahanan magnet, dan performa unggul.

  • Generasi terbaru Monaco Chronograph hadir dengan desain ergonomis, material titanium premium, serta mesin otomatis in-house Calibre TH20-11, memperkuat posisi Monaco sebagai ikon lintas generasi dalam dunia horologi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    TAG Heuer memperkenalkan dua koleksi baru, Monaco Evergraph dan Monaco Chronograph generasi terbaru, dalam ajang Watches & Wonders 2026 di Jenewa.
  • Who?
    TAG Heuer, merek jam tangan asal Swiss, bersama tim desain dan teknologinya yang menampilkan inovasi mesin Calibre TH80-00 serta Calibre TH20-11.
  • Where?
    Pameran berlangsung di Jenewa, Swiss, dalam acara internasional Watches & Wonders 2026 yang menjadi pusat perhatian industri jam tangan dunia.
  • When?
    Kegiatan ini berlangsung pada tahun 2026 selama penyelenggaraan ajang Watches & Wonders yang digelar secara tahunan di Jenewa.
  • Why?
    Pengenalan dua koleksi tersebut bertujuan menegaskan posisi TAG Heuer sebagai pelopor inovasi horologi sekaligus merayakan warisan desain ikonik Monaco sejak 1969.
  • How?
    TAG Heuer menampilkan booth seluas 1.000 meter persegi dengan instalasi mesin raksasa TH80-00, area interaktif “Chronograph History Wall”, serta ruang eksplorasi TAG Heuer Lab untuk menunjukkan proses riset dan rekayasa presisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jenewa kembali menjadi pusat perhatian industri jam tangan dunia melalui ajang Watches & Wonders 2026. Di ajang bergengsi tersebut TAG Heuer tampil menjadi sorotan dengan keberaniannya dalam berinovasi.

Jenama ini menghadirkan booth seluas 1.000 meter persegi yang memadukan kemegahan desain modern dengan narasi historis yang kuat. Masuk ke area pameran, pengunjung langsung disambut instalasi monumental berupa replika mesin TH80-00 berukuran raksasa yang menggantung di pusat ruangan. Dikelilingi layar LED dinamis, mesin tersebut tidak hanya dipamerkan sebagai komponen teknis, tetapi juga sebagai karya seni mekanis yang merepresentasikan DNA inovasi TAG Heuer.

Atmosfer motorsport yang selama puluhan tahun menjadi identitas kuat merek ini hadir melalui dua simbol berbeda generasi. Di satu sisi, mobil Oracle Red Bull Racing merefleksikan performa modern bersama Max Verstappen. Di sisi lain, Porsche 917 yang identik dengan Steve McQueen membawa pengunjung kembali ke era legendaris film Le Mans, saat Monaco pertama kali mengukuhkan statusnya sebagai ikon budaya pop.

Tak berhenti pada tampilan visual, TAG Heuer juga memperlihatkan kedalaman warisan teknologinya lewat “Chronograph History Wall”. Area ini menampilkan 18 jam tangan bersejarah dan kontemporer yang menelusuri evolusi arloji, mulai dari referensi klasik hingga model mutakhir bertenaga TH80-00. Dengan dukungan tablet interaktif, pengunjung dapat menelusuri detail desain, mekanisme, dan tonggak inovasi yang membentuk reputasi merek selama lebih dari satu abad.

Pengalaman semakin lengkap di TAG Heuer Lab, ruang eksplorasi yang membawa pengunjung memahami proses penciptaan mesin secara langsung. Area ini menampilkan bagaimana presisi dibangun melalui riset dan rekayasa yang disiplin.

Representasi masa depan jam tangan

TAG Heuer tidak sekadar hadir di ajang rutin itu, tetapi juga menetapkan standar melalui salah satu rilisan terpenting tahun ini, TAG Heuer Monaco Evergraph, koleksi baru yang menandai evolusi besar merek asal Swiss tersebut.

Peluncuran Monaco Evergraph pun menegaskan posisi TAG Heuer sebagai salah satu pionir pengembangan jam tangan selama lebih dari 160 tahun. Koleksi ini hadir sebagai representasi masa depan yang memadukan warisan desain ikonik dengan arsitektur mesin generasi baru.

Monaco sendiri bukan nama asing di dunia jam tangan mewah. Sejak debut pada 1969, model berbentuk persegi ini dikenal sebagai arloji otomatis tahan air pertama di dunia, sekaligus salah satu desain paling berani pada masanya. Kini, Monaco Evergraph membawa DNA tersebut ke level baru melalui bahasa desain yang lebih modern, ergonomis, dan teknikal.

Daya tarik utama koleksi ini terletak pada mesin anyar Calibre TH80-00 yang dikembangkan untuk memberikan pengalaman berbeda dari mekanisme tradisional. TAG Heuer memperkenalkan sistem compliant chronograph dengan komponen fleksibel berpresisi tinggi dengan sensasi pengoperasian yang konsisten, cepat, dan presisi.

Mesin ini juga dibekali osilator TH-Carbonspring, yang menawarkan ketahanan terhadap magnet serta akurasi tinggi. Dengan frekuensi 5 Hertz, cadangan daya 70 jam, sertifikasi COSC, dan garansi lima tahun, Monaco Evergraph memperlihatkan bagaimana inovasi teknis dapat berjalan beriringan dengan kemewahan.

Secara visual, TAG Heuer mempertahankan identitas kuat Monaco melalui bentuk kotak khas berukuran 40 mm. Namun kali ini, casing Grade 5 titanium dirancang ulang agar lebih nyaman di pergelangan tangan. Caseback safir memungkinkan pemilik menikmati detail mesin berbentuk persegi yang dirancang khusus mengikuti struktur case Monaco.

Koleksi ini hadir dalam dua interpretasi berbeda, yakni versi titanium dengan aksen biru yang merujuk pada referensi 1133B terkenal berkat Steve McQueen, sementara versi titanium berlapis DLC hitam dengan aksen merah merefleksikan warisan balap TAG Heuer yang erat dengan dunia motorsport.

Interpretasi arloji modern paling ikonik

Ajang Watches & Wonders 2026 juga menjadi kesempatan TAG Heuer memperkenalkan generasi terbaru TAG Heuer Monaco Chronograph, interpretasi modern dari salah satu jam tangan paling ikonik.

Lebih dari lima dekade sejak pertama kali hadir pada 1969, Monaco memasuki babak baru dengan pendekatan desain yang lebih ergonomis, material lebih premium, dan mesin otomatis in-house terbaru Calibre TH20-11. Peluncuran ini menegaskan bagaimana TAG Heuer membawa warisan masa lalu ke masa depan.

Sejak awal, Monaco dikenal sebagai pembeda. Model ini menjadi jam tangan kronograf persegi sekaligus salah satu arloji pertama yang menggunakan movement kronograf otomatis komersial, Calibre 11. Bentuk kotaknya yang berani, crown di sisi kiri, serta estetika avant-garde menjadikannya simbol keberanian desain.

Kini, TAG Heuer menghadirkan evolusi yang tetap menghormati DNA aslinya. Case berukuran 39 mm dibuat dari titanium grade 5, memberikan kombinasi ringan dan kokoh. Proporsi baru dengan lekukan halus di sisi case serta caseback yang lebih ergonomis meningkatkan kenyamanan saat dikenakan untuk sehari-hari. Kristal safir pun dirancang lebih mendekati bentuk persegi, mempertegas identitas Monaco yang legendaris.

Pembaruan juga terasa pada sisi dial. Tata letak dibuat lebih presisi, dengan konfigurasi bi-compax yang menampilkan dua sub-counter pada posisi pukul 3 dan 9, serta jendela tanggal di posisi pukul 6. Desain ini menjadi penghormatan langsung pada Monaco generasi awal, tapi dikemas dalam standar modern yang lebih tajam dan elegan.

Koleksi terbaru ini hadir dalam tiga pilihan warna yang mencerminkan karakter berbeda. Versi biru menjadi inspirasi pada Monaco yang dikenakan Steve McQueen dalam film Le Mans. Pilihan hijau tua terinspirasi dari nuansa klasik British Racing Green, sementara versi hitam tampil eksklusif dengan perpaduan titanium dan emas mawar 18K 5N.

Di balik tampilannya, Calibre TH20-11 menjadi lompatan penting. Mesin ini menawarkan cadangan daya hingga 80 jam serta garansi lima tahun, kombinasi yang menempatkan Monaco terbaru sebagai arloji mewah berperforma tinggi dan modern.

Peluncuran Monaco Chronograph dan Monaco Evergraph menunjukkan bahwa TAG Heuer memahami kekuatan relevan lintas generasi dan warisan masa lampau. Lebih dari lima dekade setelah kelahirannya, Monaco tetap relevan sebagai ikon desain sekaligus inovasi. (WEB)

Editorial Team