Jakarta, FORTUNE - Anak usaha tidak langsung PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), Medco Cypress Tree Pte. Ltd., menerbitkan obligasi senior jatuh tempo 2030. Jumlah pokok agregatnya adalah US$200 juta.
Dikutip dari keterbukaan informasi, Kamis (9/4), tingkat bunga obligasi senior itu adalah 8,625 persen dengan harga penerbitan sebesar 103,072 persen. Obligasi itu diperkirakan akan diterbitkan pada 15 April 2026 dan terdaftar pada 16 April 2026.
"Surat utang baru akan dianggap sebagai surat utang tambahan berdasarkan Indenture yang mengatur Surat Utang Senior jatuh tempo dengan jumlah pokok agregat sebesar US$400 juta dan tingkat bunga sebesar 8,625 persen yang diterbitkan pada 19 Mei 2025," kata Corporate Secretary MEDC, Siendy K. Wisandana.
Obligasi tersebut dijamin dengan jaminan perusahaan yang diterbitkan oleh perseroan dan beberapa anak perusahaannya. Hasil bersih surat utang baru itu akan digunakan untuk memberi pinjaman kepada perseroan dan/atau satu atau lebih perusahaan anak terbatas, untuk kebutuhan seperti:
Penawaran pembelian atau tender.
Pembiayaan kembali (refinancing).
Pelunasan utang yang telah ada, termasuk obligasi yang diterbitkan pada 2026 dan/atau 2028, melalui penawaran pembelian, pelunasan lebih awal (redemption), atau pembelian lainnya.
Lebih lanjut, dalam keterangan resmi, Medco Crypress Tree Pte. Ltd. menyatakan, persetujuan prinsip telah diterima dari Singapore Exchange Securities Trading Limited.
"Dalam hal surat utang baru itu berhasil diterbitkan, maka hal itu akan menyebabkan bertambahnya kewajiban keuangan perseroan secara konsolidasi, namun tidak berdampak secara negatif terhadap kegiatan operasional perseroan dan hukum," ujar Siendy.
Saham MEDC terkoreksi 0,32 persen ke harga Rp1.550 pada akhir perdagangan Kamis (9/4). Dikutip dari IDX Mobile, volume transaksinya mencapai 129 juta saham, dengan nilai transaksi Rp205 miliar, dan frekuensi transaksi 23.400 kali.
