Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
OCBC NISP Rampungkan Akuisisi GELI, Nilai Transaksi Rp201,98 Miliar
Ilustrasi OCBC Tower/Dok OCBC
  • OCBC NISP merampungkan akuisisi Great Eastern Life Indonesia senilai Rp201,98 miliar untuk membentuk konglomerasi keuangan OCBC Grup di Indonesia.
  • Setelah transaksi, OCBC NISP memiliki langsung 20 persen saham GELI, termasuk satu saham preferen, yang memberikan hak pengendalian atas perusahaan asuransi tersebut.
  • Di luar akuisisi GELI, OCBC Indonesia sepakat mengambil alih aset dan liabilitas retail banking serta wealth management HSBC Indonesia, dengan total AUM Rp89,8 triliun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) telah merampungkan akuisisi PT Great Eastern Life Indonesia (GELI). Nilai transaksinya mencapai Rp201,98 miliar.

Langkah itu merupakan kelanjutan dari Perjanjian Penjualan dan Pembelian Bersyarat tanggal 8 Juni 2026 antara perseroan dan The Great Eastern Life Assurance Company Limited (GEL). Akuisisi tersebut dilakukan dalam rangka pembentukan konglomerasi keuangan OCBC Grup di Indonesia.

"Perseroan berperan sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) dann GELI sebagai anggota Konglomerasi Keuangan," kata Direktur OBCS NISP, Hartati dalam keterbukaan informasi, Kamis (3/9).

Setelah penyelesaian pengambilalihan itu, NISP kini secara langsung memiliki 20 persen saham GELI, termasuk 1 lembar saham preferen. Hal tersebut memberi hak pengendalian bagi NISP terhadap GELI.

Lebih lanjut, transaksi tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional dan kelangsungan usaha perseroan.

Sebelumnya, sehubungan dengan rangkaian proses akuisisi GELI oleh NISP, kedua pihak telah menandatangani akta jual beli saham nomor 1 dan akta pengambilalihan nomor 3 pada 1 September 2026. GELI telah memperoleh bukti perubahan yang sudah diterima dan dicatat di dalam sistem administrasi badan hukum milik Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Di luar aksi akuisisi tersebut, pada Mei 2026, OCBC Indonesia juga sudah meneken perjanjian dengan PT Bank HSBC Indonesia untuk mengambil alih aset dan liabilitas dari retail banking dan wealth management HSBC di Indonesia. Tanpa memperhitungkan one-off transaction costs, transaksi itu diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap pendapatan bagi OCBC Indonesia setelah penyelesaian, yang diharapkan pada kuartal-II 2027.

Total AUM yang akan dialihkan adalah Rp89,8 triliun, yang terdiri dari investasi nasabah dalam obligasi, reksa dana, serta asuransi sebesar Rp58,2 triliun dan simpanan nasabah sebesar Rp31,6 triliun. Sebagai bagian dari transaksi tersebut, akan dialihkan pula portofolio small retail loans nasabah sebesar Rp3,6 triliun.

Curated For You

Editorial Team

Related Article