Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Saham RSGK Kembali Diperdagangkan Usai Penuhi Free float

Saham RSGK Kembali Diperdagangkan Usai Penuhi Free float
RS EMC Grha Kedoya (grhakedoya.com)
Intinya Sih
  • BEI mencabut suspensi saham RSGK setelah perseroan memenuhi ketentuan free float.

  • Saham RSGK naik 9,69 persen pada hari pertama perdagangan kembali.

  • RSGK tetap berada di Papan Pemantauan Khusus meski sudah aktif diperdagangkan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE — Saham PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) kembali diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (25/3) setelah sebelumnya mengalami suspensi selama lebih dari satu tahun.

Pada hari pertama perdagangannya, saham ini ditutup menguat 9,69 persen ke level 1.075, mencerminkan respons pasar terhadap pencabutan suspensi.

BEI menyatakan bahwa pembukaan kembali perdagangan dilakukan setelah perseroan memenuhi ketentuan free float yang menjadi syarat utama pencatatan saham.

“Telah dipenuhinya seluruh kewajiban perseroan yang menjadi penyebab dilakukannya suspensi efek perseroan,” tulis BEI dalam pengumuman resmi, Rabu (25/3). Pernyataan ini menegaskan bahwa tidak ada lagi hambatan administratif yang menghalangi perdagangan saham RSGK.

Kronologi suspensi saham RSGK dan pencabutan perdagangan

Suspensi saham RSGK dimulai sejak 31 Januari 2025 akibat tidak terpenuhinya ketentuan jumlah saham beredar di publik (free float). BEI secara bertahap memperpanjang penghentian sementara melalui sejumlah pengumuman sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Mengacu pada pengumuman terbaru, BEI akhirnya mencabut suspensi setelah seluruh kewajiban dipenuhi oleh perseroan.

“Bursa mencabut Suspensi Perdagangan Efek Perseroan di Pasar Reguler Periodic Call Auction dan Pasar Tunai Periodic Call Auction mulai Sesi 1 Call Auction Perdagangan Efek hari Rabu, 25 Maret 2026,” tulis BEI.

Dengan pencabutan tersebut, saham RSGK kini diperdagangkan kembali di papan Full Call Auction (FCA) dan tetap berada dalam Papan Pemantauan Khusus.

Pemenuhan free float jadi kunci

Ketentuan free float mensyaratkan minimal 7,5 persen saham dimiliki publik. Sebelum suspensi, porsi saham publik RSGK tercatat di bawah ambang batas tersebut, yakni hanya sekitar 6,55 persen.

Perubahan struktur kepemilikan terjadi pada Maret 2026, ketika pemegang saham pengendali, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), melepas sebagian sahamnya. Penjualan sekitar 23,5 juta lembar saham atau setara 2,53 persen mendorong peningkatan kepemilikan publik.

Data terbaru menunjukkan porsi saham masyarakat meningkat menjadi 9,56 persen, melampaui ketentuan minimum. Kondisi ini menjadi dasar bagi BEI untuk membuka kembali perdagangan saham RSGK.

Respons pasar, sentuh batas ARA

Setelah kembali diperdagangkan, saham RSGK langsung mengalami kenaikan signifikan. Pada sesi awal perdagangan, saham ini sempat menyentuh batas auto reject atas (ARA) di papan FCA.

Kenaikan ini mencerminkan tingginya minat investor setelah periode suspensi yang berlangsung hampir 14 bulan. Pergerakan harga juga dipengaruhi oleh terbatasnya likuiditas awal saat saham kembali diperdagangkan.

Posisi RSGK di tengah regulasi free float

Ketentuan free float menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga likuiditas pasar. BEI mewajibkan setiap emiten memiliki minimal 7,5 persen saham beredar di publik, sesuai Peraturan Bursa Nomor I-A.

Data BEI menunjukkan masih terdapat puluhan emiten yang belum memenuhi ketentuan tersebut. Bahkan, regulator tengah mendorong peningkatan batas free float menjadi 15 persen, sejalan dengan rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam konteks ini, pemenuhan kewajiban oleh RSGK menjadi bagian dari upaya penyesuaian terhadap regulasi pasar yang lebih ketat.

Profil singkat dan kinerja emiten RSGK

PT Kedoya Adyaraya Tbk merupakan pengelola RS EMC Grha Kedoya dan RS EMC Cibitung. Rumah sakit ini dikenal sebagai fasilitas kesehatan swasta dengan layanan komprehensif dan telah memperoleh akreditasi Joint Commission International (JCI).

Dari sisi kinerja, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp469,6 miliar pada 2025 atau naik 6,5 persen secara tahunan. Namun, laba bersih mengalami penurunan 13,1 persen menjadi Rp34,5 miliar.

Data tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan operasional di tengah tekanan profitabilitas, yang menjadi salah satu faktor yang tetap diperhatikan pelaku pasar.

Pencabutan suspensi RSGK menandai kembalinya satu emiten ke dalam aktivitas perdagangan reguler setelah memenuhi ketentuan free float. Pergerakan saham selanjutnya tetap dipengaruhi likuiditas, struktur kepemilikan, serta keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan kepada publik.

FAQ seputar saham RSGK kembali diperdagangkan

Mengapa saham RSGK sempat disuspensi?

Karena tidak memenuhi ketentuan minimum free float.

Kapan saham RSGK kembali diperdagangkan?

Pada 25 Maret 2026 setelah BEI mencabut suspensi.

Apa dampak pencabutan suspensi terhadap saham?

Saham RSGK langsung naik hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yunisda Dwi Saputri
EditorYunisda Dwi Saputri
Follow Us

Latest in Market

See More