Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daftar Negara Paling Tidak Percaya Sains di Dunia, RI Urutan Berapa?
ilustrasi belajar sains (pexels.com/RDNE Stock project)
  • Wellcome Global Monitor 2026 mencatat kepercayaan global terhadap sains menurun selama lima tahun terakhir.

  • Togo menempati peringkat terakhir dengan 5,8 persen yang sangat percaya sains, diikuti Makedonia Utara 8,2 persen.

  • Indonesia berada di peringkat ke-89 dari 140 dengan 20,1 persen responden sangat percaya sains.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – Laporan Wellcome Global Monitor 2026 menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sains menurun selama lima tahun terakhir. Tingkat kepercayaan dilaporkan berbeda-beda di setiap negara.

Dalam Wellcome Global Monitor 2026, beberapa negara memiliki tingkat kepercayaan lebih rendah dibandingkan sejumlah negara lainnya. Togo mencatat persentase terendah dengan 5,8 persen, disusul Makedonia Utara di posisi kedua sebesar 8,2 persen.

Sementara itu, Indonesia berada di peringkat ke-52 dari bawah. Posisi tersebut masih unggul dari beberapa negara di kawasan Asia Tenggara.

Daftar negara tidak percaya sains di dunia

Pemeringkatan Wellcome Global Monitor 2026 mengungkap tingkat kepercayaan publik pada sains di 140 negara. Daftar ini disusun berdasarkan persentase responden berusia 15 tahun ke atas yang menyatakan sangat percaya terhadap literasi ilmiah.

Survei melibatkan lebih dari 140 ribu responden sepanjang 2025. Tahapan ini menggunakan sampel yang mewakili populasi nasional lewat wawancara tatap muka, telepon, dan daring. Analisis menggunakan indikator sosial dan ekonomi untuk menguji faktor-faktor yang berkaitan dengan kepercayaan publik terhadap sains.

Wellcome Global Monitor tidak menyebut daftar negara tidak percaya sains secara langsung. Namun, berikut ini daftar 10 negara yang berada di urutan terbawah berdasarkan peringkat kepercayaan tertinggi terhadap sains.

  1. Togo – 5,8 persen

  2. Makedonia Utara – 8,2 persen

  3. Somalia – 9,1 persen

  4. Georgia – 9,1 persen

  5. Pakistan – 9,3 persen

  6. Jamaika – 10,2 persen

  7. Moldova – 10,4 persen

  8. Albania – 10,8 persen

  9. Mauritius – 11,7 persen

  10. Gambia – 12,2 persen

Bagaimana dengan posisi Indonesia?

Indonesia tercatat berada di urutan ke-89 dari 140 negara dengan 20,1 persen responden yang menjawab sangat percaya pada literasi ilmiah. Dari urutan bawah, Indonesia menempati posisi ke-52.

Posisi tersebut masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara di ASEAN. Indonesia jauh di bawah Filipina dengan 37,6 persen, Singapura sebesar 32 persen, dan Vietnam dengan 31,7 persen. Namun, Indonesia masih lebih unggul dari negara tetangga, seperti Malaysia (18,7 persen), Kamboja (18,4 persen), dan Thailand (13,2 persen).

Perlu diingat, persentase tersebut hanya mengukur respon yang menyatakan sangat percaya terhadap sains. Angkanya bukan keseluruhan masyarakat yang memiliki kepercayaan pada ilmu pengetahuan.

Pengaruh tingkat pendidikan dan ekonomi

Sejumlah negara dengan tingkat pendidikan tinggi dan ekonomi inovatif masuk dalam daftar negara dengan tingkat kepercayaan tertinggi terhadap sains. Negara-negara Eropa mendominasi daftar tersebut, dengan Spanyol menempati peringkat pertama sebesar 67,9 persen.

Finlandia menyusul di posisi kedua dengan 65,9 persen, sedangkan Jerman berada di peringkat kelima dengan 59,7 persen. Sementara itu, Amerika Serikat (AS) menempati posisi ke-13 dengan 52,5 persen, diikuti Inggris pada peringkat ke-14 sebesar 51,2 persen dan Prancis di urutan ke-16 dengan 50,2 persen.

Menariknya, Uzbekistan dan Tajikistan mencatatkan tingkat kepercayaan terhadap sains yang lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara maju dengan lembaga penelitian lebih mapan. Temuan ini menunjukkan kemajuan ekonomi dan pendidikan tidak selalu sejalan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sains.

Laporan tersebut juga tidak menemukan hubungan yang jelas antara tingkat kepercayaan terhadap sains dengan rata-rata literasi ilmiah maupun besarnya pengeluaran pemerintah untuk pendidikan di tingkat negara.

Hubungan kepercayaan terhadap literasi ilmiah

Para peneliti Wellcome Global Monitor menjumpai sedikit bukti yang menyatakan adanya hubungan yang konsisten antara kepercayaan terhadap literasi ilmiah. Keyakinan agama tidak otomatis berubah menjadi skeptisme terhadap ilmu pengetahuan.

Uzbekistan dan Tajikistan yang mayoritas penduduknya beragama Islam masuk di jajaran lima teratas dengan tingkat kepercayan pada sains tertinggi di dunia. Namun, Pakistan berada di peringkat terbawah. Ini menunjukkan perbedaan substansial di antara negara-negara yang memiliki agama mayoritas yang sama.

Pengaruh agama terhadap kepercayaan sains sangat kompleks dalam komunitas ilmiah. Sebanyak 94 persen ilmuwan yang disurvei di India dan 87 persen di Turki mengidentifikasi diri mereka dengan tradisi keagamaan.

Menariknya, sebagian umat Muslim, Hindu, dan Buddha memandang sains dan agama sebagai hal yang selaras sekaligus saling melengkapi. Data tersebut berdasarkan wawancara terpisah oleh Pew Research.

Kepercayaan terhadap sains menurun

Secara keseluruhan, tingkat kepercayaan publik terhadap sains secara global menurun selama lima tahun terakhir. Tren penurunan terlihat sejak pasca pandemi Covid-19.

Pada 2025, sebanyak 72 persen responden menyakini ilmu pengetahuan, turun dari 80 persen pada 2020. Angka tersebut juga lebih rendah dibandingkan survei pertama pada 2018 sebesar 77 persen.

Sementara itu, kelompok masyarakat yang menyatakan kurang atau tidak percaya terhadap sains meningkat. Sebanyak 19 persen respon mengaku tidak percaya pada ilmu pengetahuan. Angka ini naik dari 13 persen pada 2018 dan 2020.

Demikian daftar negara tidak percaya sains yang memiliki tingkat kepercayaan rendah terhadap literasi ilmiah. 

FAQ seputar daftar negara paling tidak percaya sains

Negara mana saja dengan kepercayaan terendah terhadap sains?

Ada beberapa negara yang berada di peringkat terbawah percaya pada sains, seperti Togo, Makedonia Utara, Somalia, Georgia, dan Pakistan.

Indonesia berada di peringkat berapa?

Indonesia menempati posisi ke-89 dari 140 negara dengan 20,1 persen responden menyatakan sangat percaya pada sains.

Apakah tingkat ekonomi dan pendidikan menjamin tingginya kepercayaan pada sains?

Tidak selalu. Laporan menunjukkan  kemajuan ekonomi dan pendidikan tidak otomatis membuat masyarakat lebih percaya sains.

Bagaimana tren global saat ini?

Tren global menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sains mengalami penurunan pasca pandemi Covid-19.

Curated For You

Editorial Team

Related Article