NEWS

Program Makan Gratis Prabowo Butuh 6 juta Ton Beras dan 4 Juta KL Susu

Untuk tahap pertama membutuhkan setidaknya Rp60 triliun.

Program Makan Gratis Prabowo Butuh 6 juta Ton Beras dan 4 Juta KL SusuCalon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyapa relawan saat menghadiri konsolidasi pemenangan Prabowo-Gibran di Kota Bengkulu, Bengkulu, Kamis (11/1). ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi
22 February 2024

Jakarta, FORTUNE - Rencana program makan siang dan susu gratis yang diusulkan oleh pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, memerlukan 6,7 juta ton beras dan 4 juta kiloliter (KL) susu sapi.

Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN), Budiman Sudjatmiko, menekankan bahwa program makan siang gratis harus memenuhi standar komposisi makanan yang terdiri dari 4 sehat dan 5 sempurna.

"Program ini dalam skala penuhnya akan memerlukan hingga 6,7 juta ton beras per tahun, 1,2 juta ton daging ayam per tahun, 500.000 ton daging sapi per tahun, 1 juta ton daging ikan per tahun, berbagai kebutuhan sayur mayur dan buah‐buahan, hingga kebutuhan 4 juta kiloliter susu sapi segar per tahun," kata Budiman dalam keterangannya, Kamis (22/2).

Budiman optimistis bahwa program tersebut akan memberikan manfaat secara menyeluruh kepada sekitar 82,9 juta anak sekolah dan pesantren di seluruh Indonesia. Sesuai dengan dokumen visi, misi, dan program Prabowo-Gibran, program makan siang dan susu gratis direncanakan akan diperluas secara bertahap dan diharapkan mencapai cakupan 100 persen pada 2029.

Tahap pertama membutuhkan Rp120 triliun

Untuk mencapai tujuan tersebut, program ini akan memerlukan pembiayaan penuh yang diperkirakan mencapai Rp450 triliun.

"Sehingga diperkirakan secara bertahap, program ini memerlukan pembiayaan sebesar Rp100‐120 triliun pada tahun pertama pemerintahan Prabowo‐Gibran,” ujar Budiman.

Budiman memperkirakan diperlukan alokasi APBN sekitar Rp50-60 triliun untuk tahun pertama pelaksanaan program makan siang gratis. Besaran APBN tersebut dapat disesuaikan oleh pemerintah melalui peningkatan efisiensi anggaran dan pendapatan negara.

Budiman juga menyatakan bahwa program ini akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan pada sektor industri pangan nasional.

Puluhan ribu desa akan dilibatkan

Langkah-langkah seperti investasi di sektor hulu, pengembangan komoditas pangan di tingkat kabupaten, dan penerapan konsep collaborative farming yang melibatkan industri pangan nasional akan menjadi bagian utama dari pelaksanaan program ini.

"Desa akan diandalkan sebagai basis produksi komoditi dan bahan pangan yang dibutuhkan untuk menyediakan makan siang dan minum susu gratis," ujarnya.

Dia menyebut sekitar 10.000 desa dari total 74.961 desa yang ada di Indonesia akan dilibatkan dalam program makan siang gratis pasangan calon Prabowo-Gibran. Pelibatan akan dilakukan dalam produksi padi yang digunakan untuk program itu.

Selain itu, ia mengatakan 20.000 desa lainnya akan dilibatkan dalam membangun peternakan ayam pedaging dan petelur serta penggemukan sapi serta usaha sapi perah.

“Sekitar 2.000 desa nelayan dapat diandalkan untuk penyediaan ikan segar, serta ribuan desa lainnya dilibatkan dalam pemenuhan kebutuhan sayur mayur, buah-buahan hingga bumbu masak untuk penyediaan makan siang gratis,” kata Budiman.

 

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.