Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Panda Bond Juni 2026 Akan Terbit, Apa Tujuannya?

Panda Bond Juni 2026 Akan Terbit, Apa Tujuannya?
Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa (kemenkeu.go.id)
Intinya Sih

  • Pemerintah menargetkan penerbitan Panda Bond pada Juni 2026 dalam denominasi renminbi di pasar keuangan China.

  • Kemenkeu bekerja sama dengan ICBC untuk memfasilitasi penerbitan obligasi ini, yang menawarkan imbal hasil kompetitif sekitar 2,3–2,5 persen.

  • Langkah ini guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,61 persen, disertai rencana stimulus tambahan pada awal Juni 2026.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menargetkan Panda Bond juni 2026 akan terbit. Obligasi ini akan diterbitkan dalam denominasi renminbi di pasar keuangan China.

Purbaya mengungkapkan penerbitan Panda Bond merupakan bagian dari strategi memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah melalui diversifikasi sumber pembiayaan internasional.

Langkah tersebut juga upaya untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam pembiayaan negara.

Table of Content

Rencana penerbitan Panda Bond

Rencana penerbitan Panda Bond

Panda Bond adalah obligasi yang diterbitkan dalam mata uang yuan (RMB) oleh pihak asing di pasar domestik China. Instrumen tersebut dinamakan sesuai dengan nama khas negara China sebagai penerbit dan pertama kali diperkenalkan pada 2005.

Dalam prosesnya, pemerintah telah menjalin koordinasi dengan Industrial and Commercial Bank of China (ICBC). Bank asal China tersebut menyatakan kesiapannya memfasilitasi obligasi pemerintah Indonesia.

“Kami sudah berhubungan dengan ICBC, mereka siap untuk menjalankan ke sana,” ungkap Purbaya di Jakarta, dikutip pada Kamis (07/05).

Purbaya juga telah menerima laporan dari Direktur Jenderal Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan, Suminto, yang akan segera bertolak ke China untuk menindaklanjuti rencana tersebut.

Tujuan Panda Bond akan diterbitkan

Rencana penerbitan Panda Bond pada Juni 2026 di pasar keuangan China diharapkan dapat memperluas strategi pembiayaan negara sekaligus memperkuat ketahanan fiskal Indonesia.

Purbaya mengatakan diversifikasi pembiayaan melalui Panda Bond dilakukan agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada pembiayaan berbasis dolar AS maupun pasar negara Barat.

“Kita tetap diversifikasi supaya nggak tergantung ke pembiayaan Amerika Serikat atau negara-negara barat,” ujar Purbaya.

Menurutnya, penerbitan obligasi di pasar domestik China juga menguntungkan karena menawarkan imbal hasil (yield) yang lebih kompetitif, yakni sekitar 2,3 persen hingga 2,5 persen. Selain itu, China dinilai memiliki likuiditas besar dan pasar keuangan yang mampu menyerap instrumen utang pemerintah Indonesia.

Purbaya menambahkan, pasar China memiliki tingkat kepercayaan yang cukup kuat terhadap fundamental ekonomi Indonesia sehingga penilaiannya tidak terlalu dipengaruhi oleh peringkat kredit.

Sebagai timbal balik penerbitan Panda Bond, pemerintah Indonesia membuka peluang bagi China untuk menerbitkan obligasi di pasar domestik Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses investor Indonesia terhadap obligasi China sekaligus memperkuat kerja sama pembiayaan kedua negara.

Pemerintah siapkan stimulus ekonomi dan penguatan rupiah

Strategi penguatan nilai tukar melalui diversifikasi pembiayaan menjadi salah satu pembahasan dalam rapat terbatas Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), termasuk terkait rencana penerbitan Panda Bond Juni 2026.

Pertemuan tersebut difokuskan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang disebut tengah mengalami akselerasi. Pemerintah mencatat pertumbuhan ekonomi mencapai 5,61 persen, meningkat dibanding periode sebelumnya sebesar 5,39 persen.

Purbaya menilai kenaikan tersebut menjadi sinyal positif bahwa arah ekonomi Indonesia mulai bergerak menuju fase ekspansi yang lebih kuat.

“Angka pertumbuhan ekonomi tadi yang keluar hari ini 5,61, itu kita diskusikan dengan bapak presiden bahwa kita memang sudah bisa membalik arah ekonomi. Jadi, ekonomi kita sedang mengalami akselerasi,” ujar Purbaya.

Untuk menjaga momentum pada triwulan II 2026, pemerintah juga menyiapkan stimulus tambahan yang akan mulai diimplementasikan pada awal Juni guna mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

FAQ seputar Panda Bond Juni 2026

Kapan Panda Bond Indonesia direncanakan terbit?

Pemerintah menargetkan penerbitan Panda Bond dilakukan pada Juni 2026.

Apa dampak Panda Bond bagi Indonesia?

Panda Bond diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan internasional, memperkuat APBN, dan meningkatkan kerja sama ekonomi Indonesia dengan China.

Berapa estimasi yield Panda Bond Indonesia?

Pemerintah menyebut Panda Bond berpotensi menawarkan yield sekitar 2,3 persen hingga 2,5 persen.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ana Widiawati
EditorAna Widiawati
Follow Us

Related Articles

See More