Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Kemendag Bidik Kontribusi Ekspor ke PDB 25 Persen, UMKM Jadi Penopang

Kemendag Bidik Kontribusi Ekspor ke PDB 25 Persen, UMKM Jadi Penopang
diskusi Program Persiapan Ekspor #LokalMendunia di Jakarta, Senin (11/5)/Dok TikTok Shop
Intinya Sih
  • Kemendag menargetkan kontribusi ekspor terhadap PDB Indonesia naik menjadi 25 persen pada tahun ini, didukung oleh kinerja positif ekspor dan peran aktif pelaku UMKM.
  • Kolaborasi strategis antara Kemendag dan TikTok Shop melalui program #LokalMendunia bertujuan memperkuat ekosistem ekspor nasional serta membuka peluang lebih luas bagi merek lokal bersaing di pasar global.
  • Sejak diluncurkan Desember 2025, program #LokalMendunia telah melibatkan 50 merek lokal dengan hasil signifikan, termasuk peningkatan penjualan hingga ratusan persen dalam satu kampanye berdurasi 12 hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE – Kementerian Perdagangan tengah memancang target tinggi. Di tengah awan mendung geopolitik dunia, otoritas perdagangan optimistis mampu mengerek kontribusi ekspor hingga 25 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tahun ini.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, menyatakan fondasi demi mencapai target tersebut telah terlihat. Sepanjang 2025, mesin ekspor Indonesia telah menderu dengan capaian US$282,91 miliar atau tumbuh 6,15 persen (YoY). Angka ini membawa kontribusi ekspor pada level 22 persen terhadap PDB pada akhir tahun lalu.

“Kami berharap pada pelaku bisnis generasi muda ini bisa penuh semangat mendorong kinerja ekspor kita itu sehingga ke depan kontribusinya bisa mencapai 25 persen sehingga posisi perekonomian kita menjadi lebih seimbang,” ujar Puntodewi dalam diskusi Program Persiapan Ekspor #LokalMendunia di Jakarta, Senin (11/5).

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Meski tensi di Timur Tengah dan Amerika Serikat (AS) kian memanas, rapor ekspor nonmigas Indonesia pada triwulan pertama 2026 masih menunjukkan tren positif. Nilainya terkerek 0,98 persen dengan total transaksi US$63,60 miliar.

Guna menjaga momentum ini, Kemendag menggandeng TikTok Shop melalui inisiatif #LokalMendunia. Kolaborasi strategis ini dipandang penting guna memperkokoh ekosistem ekspor nasional.

“Inisiatif kolaboratif ini penting untuk memperkuat daya saing ekspor nonmigas Indonesia sekaligus membuka peluang lebih luas bagi UMKM menembus rantai perdagangan dunia,” ujar Puntodewi.

Gayung bersambut. Vonny Ernita Susamto, Senior Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, mengatakan sejak diluncurkan pada Desember 2025, program ini telah merangkul 50 jenama lokal. Dari jumlah tersebut, 35 merek di antaranya dinilai telah matang dan siap bertarung di pasar Asia Tenggara.

“Kami percaya produk lokal Indonesia tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga dapat menjadi pilihan utama konsumen global,” kata Vonny.

Hanya dalam satu kampanye singkat selama 12 hari, enam dari delapan jenama membukukan pertumbuhan Gross Merchandise Value (GMV) signifikan. Bahkan, beberapa merek melaporkan lonjakan penjualan hingga dua hingga tiga digit dalam hitungan hari.

Prestasi paling mencolok terlihat pada fitur siaran langsung atau live. Sejumlah jenama pilihan berhasil meledakkan angka penjualan hingga 50 kali lipat dari basis awalnya. Penetrasi ini dibarengi dengan kenaikan jumlah penonton live 20–90 persen.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana
Follow Us

Related Articles

See More