Ekonomi Tersendat, Airlangga Minta PLN Tuntaskan Isu Pemadaman Listrik

- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta PLN menuntaskan isu pemadaman listrik bergilir yang berdampak besar pada ekonomi nasional, dengan target penyelesaian paling lambat akhir Juni 2026.
- Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan menjelaskan bahwa perbaikan sistem kelistrikan di Pulau Jawa sedang dilakukan untuk meminimalkan pemadaman.
- Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak PLN memitigasi dampak pemadaman serta memberikan penjelasan transparan, karena gangguan listrik telah menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan keseharian masyarakat.
Jakarta, FORTUNE - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta PT PLN (Persero) untuk membereskan isu pemadaman listrik bergilir yang terjadi beberapa waktu terakhir. Ia menargetkan bahwa isu tersebut dapat diselesaikan paling lambat akhir Juni 2026.
Menurutnya, isu pemadaman listrik memberikqn dampak yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia.
"Ya, tentu sangat berpengaruh (terhadap ekonomi). Tapi kami sudah minta kemarin PLN, kami sudah rapatkan dengan Menteri ESDM. Harapannya sih Juni (akhir bulan) ini bisa diselesaikan," ujar Airlangga, dikutip Selasa (23/6).
Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo telah meminta maaf kepada masyarakat, khususnya di Pulau Jawa, terkait pemadaman listrik bergilir.
Hal itu disampaikan Darmawan ketika hendak menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/6).
"Kami ingin mohon maaf kepada masyarakat karena ketidaknyamanan dengan terjadinya pemadaman bergilir tersebut," ujar Darmawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Selasa (23/6).
Darmawan mengatakan, sudah ada perbaikan sistem kelistrikan di Pulau Jawa sehingga pemadaman bergilir bisa diminimalkan.
"Kemudian juga hari Jumat kami menyampaikan ada dua pembangkit besar milik mitra kami yang mengalami kendala teknis dan terpaksa keluar dari sistem. Dan untuk itu kami minggu lalu langsung menurunkan tim PLN bersama dengan mitra kami untuk melakukan perbaikan," ujarnya, dikutip Selasa (23/6).
Di samping itu, Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak pemadaman listrik bergilir yang banyak mengganggu aktivitas masyarakat. Ia juga meminta PLN menjelaskan secara transparan ke publik mengenai alasan pemadaman bergilir panjang yang terjadi di Pulau Jawa.
Puan mengingatkan bahwa merupakan urat nadi perkonomian. Sehingga, ketika listrik padam, aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, komunikasi, hingga pekerjaan pada sektor-sektor tertentu ikut terhenti. Masyarakat sudah banyak mengeluhkan pemadaman listrik bergilir karena langsung menghantam produktivitas ekonomi kerakyatan.
“Pemadaman listrik bergilir yang cukup besar ini menyentuh aspek produktivitas masyarakat dan keberlangsungan ekonomi keluarga,” kata Puan, dikutip Selasa (23/6).

















