Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Investasi Indonesia 2025 Lampaui Target: PMDN Jadi Mesin Utama Pertumbuhan

CEO Danantara, Rosan Roeslani dalam acara SAT 2026.
CEO Danantara, Rosan Roeslani dalam acara SAT 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya sih...
  • Target yang dipatok adalah Rp1.905,6 triliun.
  • PMDN masih menjadi tulang punggung investasi nasional dengan kontribusi 53,4 persen.
  • Investasi di luar Pulau Jawa tumbuh 10,7 persen dan menciptakan 2,7 juta lapangan pekerjaan baru.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan capaian investasi Indonesia sepanjang 2025 melampaui target yang ditetapkan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa total investasi sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun. Angka ini setara dengan 101,3 persen dari target awal sebesar Rp1.905,6 triliun.

“Alhamdulillah tercapai dan bahkan melebihi sedikit dari target yang sudah direncanakan. Sepanjang 2025, total realisasi investasi mencapai Rp1.931,2 triliun dan tumbuh 12,7 persen secara tahunan,” kata Rosan di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Kamis (15/1).

Daya tarik investasi nasional pada 2025 ditandai dengan penguatan signifikan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). PMDN tercatat sebagai tulang punggung utama dengan nilai Rp1.030,3 triliun, atau setara pertumbuhan 26,6 persen secara tahunan.

Dengan kontribusi 53,4 persen, PMDN kini mendominasi peta investasi nasional di atas Penanaman Modal Asing (PMA) yang mencapai Rp900,9 triliun.

Secara periodik, kinerja investasi menunjukkan tren penguatan konsisten hingga ditutup pada kuartal IV-2025 dengan nilai tertinggi sepanjang tahun, yakni Rp496,9 triliun.

Pemerataan investasi di luar Pulau Jawa terus menunjukkan tren positif. Realisasi investasi di luar Jawa mencapai Rp991,2 triliun atau 51,3 persen dari total nasional. Meski demikian, pertumbuhan investasi di Pulau Jawa tetap kuat pada level 14,8 persen dengan total nilai Rp940 triliun.

Capaian ini bukan hanya angka nominal, tetapi juga berdampak pada sektor riil. Sepanjang 2025, arus investasi menciptakan sekitar 2,7 juta lapangan pekerjaan baru, meningkat 10,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Penciptaan lapangan pekerjaan adalah salah satu tugas utama pemerintah, tentu yang baik dan berkualitas,” ujar Rosan.

Sektor hilirisasi tetap menjadi fokus utama dengan kontribusi 30,2 persen terhadap total realisasi investasi tahunan. Sektor mineral memimpin dengan nilai investasi Rp373,1 triliun, disusul oleh sektor perkebunan dan kehutanan (Rp144,5 triliun), minyak dan gas bumi (Rp60 triliun), serta perikanan dan kelautan (Rp6,4 triliun).

Pada kuartal IV-2025, pertumbuhan investasi pada sektor hilirisasi melonjak drastis hingga 42,6 persen dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu.

Capaian pada 2025 menjadi landasan bagi pemerintah menetapkan target lebih ambisius. Pemerintah memasang target investasi Rp2.280 triliun untuk tahun ini, dan diproyeksikan terus meningkat hingga mencapai Rp3.414 triliun pada 2029 atau tahun kelima pemerintahan Prabowo.

 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana
Follow Us

Latest in News

See More

Kriteria Pegawai MBG Diangkat Jadi PPPK, Ini Kata BGN

15 Jan 2026, 17:24 WIBNews