Jakarta, FORTUNE - Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa sistem data terintegrasi dengan artificial intelligence (AI) atau GovTech bagi beberapa program pemerintah seperti bantuan sosial dan makan bergizi gratis dapat menekan potensi kebocoran anggaran yang diperkirakan dapat mencapai Rp2.000 triliun.
“Kita sementara membangun ekosistem di mana orang dibuat tidak bisa korupsi, atau sangat kurang untuk korupsi,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/6).
Salah satu implementasi digitalisasi yang sedang diuji coba pemerintah adalah sistem bantuan sosial melalui Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Saat ini, sebanyak 42 kabupaten telah ditetapkan sebagai wilayah piloting dan ditargetkan menyelesaikan proses pendaftaran data pada akhir Juli mendatang.
Setelah fase uji coba tersebut rampung, pemerintah akan memperluas implementasi sistem ke 541 kabupaten di seluruh Indonesia. Presiden Prabowo dijadwalkan akan meninjau langsung pelaksanaan proyek percontohan pada 6-9 Juli 2026 di Surabaya, Banyuwangi, atau Bali.
Peluncuran secara nasional sistem data terintegrasi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ditargetkan pada Oktober–November 2026.
Digitalisasi ini memangkas proses pendaftaran bansos dari 200 hari menjadi hitungan menit. Biaya yang harus ditanggung juga turun menjadi hampir tanpa biaya, dari Rp150 ribu.
“Dan nanti pada Oktober-November Presiden launching secara nasional 541 kabupaten. Kami harap itu semua sudah bisa di tempat mungkin 80-90 persen sampai jalan sehingga akhir tahun kita semua sudah jadi,” ujar Luhut dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/6).
Sebagai konteks, Pemerintah tengah menyiapkan adanya digital single ID dengan dukungan kecerdasan buatan (AI) untuk menargetkan bantuan sosial (bansos) yang lebih tepat sasaran. Sistem ini rencananya akan mulai diterapkan secara nasional pada akhir tahun ini.
Melalui skema ini, bantuan sosial tidak akan lagi diberikan melalui barang subsidi. Dana sekitar Rp5,4 juta akan langsung ditransfer kepada penerima bansos.
