Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
13 Negara dengan Warga Paling Jarang ke Luar Negeri, Ada RI?
ilustrasi pesawat terbang (unsplash.com/Alexey Starki)
  • Survei Pew terhadap 30.861 responden di 24 negara menempatkan India sebagai negara dengan warga paling jarang ke luar negeri.

  • Indonesia berada di urutan kedua, dengan 92 persen responden belum pernah ke luar negeri. Hanya 6 persen pernah mengunjungi satu hingga empat negara.

  • Swedia dan Belanda mencatat pengalaman perjalanan tertinggi. Sementara itu, pendapatan, ukuran negara, lokasi geografis, serta kemudahan mobilitas memengaruhi frekuensi perjalanan internasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — Tidak semua warna negara sering bepergian ke luar negeri. Hal ini tergambar dalam Survei Pew Research Center. Hasil survei menunjukkan India memiliki persentase warga yang belum pernah bepergian ke luar negeri paling tinggi di antara 24 negara yang diteliti.

Dalam survei Spring 2023 Global Attitudes Survey, sebanyak 95 persen responden di India menyatakan belum pernah mengunjungi negara lain. Sementara itu, Indonesia berada di urutan kedua dengan 92 persen responden yang belum pernah bepergian ke luar negeri.

Sebaliknya, Swedia dan Belanda mencatat tingkat pengalaman perjalanan internasional tertinggi. Lebih dari 99 persen responden di masing-masing negara pernah mengunjungi negara lain.

Negara dengan warga paling jarang ke luar negeri

Survei Pew Research Center dilakukan terhadap 30.861 responden di 24 negara pada Februari hingga Mei 2023. Secara keseluruhan, median 79 persen responden pernah mengunjungi setidaknya satu negara lain.

Berikut daftar negara dengan persentase penduduk yang jarang bepergian ke luar negeri tertinggi:

  1. India — 95 persen

  2. Indonesia — 92 persen

  3. Nigeria — 90 persen

  4. Brasil — 87 persen

  5. Meksiko — 79 persen

  6. Afrika Selatan — 77 persen

  7. Kenya — 72 persen

  8. Argentina — 64 persen

  9. Jepang — 34 persen

  10. Polandia — 32 persen

  11. Amerika Serikat — 23 persen

  12. Yunani — 21 persen

  13. Korea Selatan — 21 persen

Pew Research Center mencatat India, Indonesia, serta sejumlah negara di Afrika dan Amerika Latin memiliki proporsi perjalanan internasional yang relatif rendah. Di India, hanya 3 persen responden yang pernah mengunjungi satu hingga empat negara. Sementara di Indonesia, proporsinya hanya 6 persen.

Negara dengan warga paling sering ke luar negeri

Negara-negara Eropa menempati posisi atas dalam pengalaman perjalanan lintas negara. Swedia menjadi yang tertinggi dengan 57 persen responden telah mengunjungi 10 negara atau lebih. Bahkan, sebanyak 31 persen responden Swedia pernah mengunjungi lima hingga sembilan negara.

Belanda menyusul dengan 48 persen responden yang telah mengunjungi setidaknya 10 negara. Sebanyak 35 persen lainnya pernah bepergian ke lima hingga sembilan negara.

Berikut negara dengan persentase penduduk yang sering bepergian ke luar negeri:

  1. Swedia — 99,5 persen

  2. Belanda — 99 persen

  3. Jerman — 96 persen

  4. Inggris — 94 persen

  5. Kanada — 92 persen

  6. Prancis — 90 persen

  7. Australia — 88 persen

  8. Israel — 87 persen

  9. Italia — 86 persen

  10. Spanyol — 84 persen

  11. Hungaria — 83 persen

  12. Yunani — 79 persen

  13. Korea Selatan — 79 persen

Angka tersebut diperoleh dengan menjumlahkan responden yang pernah mengunjungi 1–4 negara, 5–9 negara, dan 10 negara atau lebih. Secara keseluruhan, median 79 persen responden di 24 negara yang disurvei mengatakan pernah mengunjungi setidaknya satu negara lain. Sementara itu, median 21 persen menyatakan belum pernah bepergian ke luar negeri.

Faktor ekonomi turut memengaruhi mobilitas

Pew Research Center menyebut kondisi ekonomi sebagai salah satu faktor yang berkaitan dengan pengalaman perjalanan internasional. Negara dengan pendapatan lebih tinggi cenderung memiliki tingkat perjalanan luar negeri yang lebih besar.

Pengaruh tersebut juga terlihat berdasarkan pendapatan individu. Di 20 negara yang diteliti, responden berpenghasilan lebih tinggi lebih mungkin pernah bepergian ke negara lain.

Belanda menjadi salah satu contohnya karena sebanyak 61 persen masyarakat dengan pendapatan relatif tinggi telah mengunjungi sedikitnya 10 negara lain. Angkanya lebih rendah pada kelompok berpendapatan relatif rendah, yakni 29 persen.

Selain pendapatan, Pew mencatat ukuran dan lokasi geografis negara juga berperan. Negara-negara Eropa dalam survei cenderung berukuran lebih kecil dan berdekatan dengan banyak negara lain. Warga Uni Eropa juga memiliki hak kebebasan bergerak yang memudahkan perjalanan ke negara anggota lainnya.

Banyak warga ingin bepergian jika ada kesempatan

Tingkat perjalanan yang rendah tidak selalu berarti masyarakat tidak memiliki keinginan untuk bepergian. Survei Pew menunjukkan sebagian responden yang belum pernah ke luar negeri tetap ingin mengunjungi negara lain jika memperoleh kesempatan.

Kenya mencatat proporsi tertinggi dalam hal tersebut. Sebanyak 81 persen responden yang belum pernah bepergian internasional mengatakan ingin mengunjungi negara lain jika memiliki kesempatan.

Di Indonesia, 27 persen responden yang belum pernah bepergian ke luar negeri menyatakan tidak ingin melakukannya meski mendapat kesempatan. Sementara di Brasil angkanya 24 persen dan India 29 persen.

Data Pew Research Center tersebut menggambarkan perbedaan pengalaman perjalanan internasional berdasarkan negara. Selain itu, datanya menunjukkan kaitan antara mobilitas lintas negara, kondisi ekonomi, serta akses terhadap perjalanan internasional.

FAQ seputar negara dengan warga paling jarang ke luar negeri

Negara mana yang warganya paling jarang ke luar negeri?

India dengan 95 persen penduduk belum pernah bepergian ke luar negeri.

Negara mana yang warganya paling sering ke luar negeri?

Swedia dengan 99,5 persen penduduk sudah pernah bepergian ke luar negeri.

Berapa persen warga Indonesia yang belum pernah ke luar negeri?

Sebanyak 92 persen responden Indonesia belum pernah bepergian ke negara lain.

Apa faktor yang berkaitan dengan perjalanan internasional?

Pendapatan, kondisi geografis, akses perjalanan, dan faktor terkait lainnya turut berkaitan dengan mobilitas internasional.

Curated For You

Editorial Team

Related Article