Jakarta, FORTUNE – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mendorong pemanfaatan gas bumi alternatif untuk mengurangi ketergantungan impor LPG di tengah lonjakan harga energi. Ada beberapa alternatif yang diupayakan, salah satunya CNG dan LNG.
Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, mengatakan CNG dan LNG dapat dijadikan sebagai alternatif energi untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
“Jadi, tidak terbatas LPG saja, tetapi ada pilihan menggunakan CNG dan LNG. Pilihan energi ini juga dapat meningkatkan efektivitas penyaluran gas dan mendukung target pemerintah dalam konversi energi ke energi yang lebih aman, bersih, dan efisien,” ungkap Fathul, Rabu (6/5).
Namun, tidak sedikit masyarakat yang masih keliru mengenali ketiga jenis energi tersebut. Perbedaan LPG, LNG, dan CNG dapat dilihat dari beberapa aspek, seperti komposisi, bentuk, hingga penggunanya.
