Bandung, FORTUNE – Tren pengalaman bersantap yang semakin mengedepankan eksklusivitas mendorong Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung meluncurkan HANA Japanese Pop-Up Kitchen, sebuah konsep pop-up restaurant yang menawarkan pengalaman Signature 8-Course Omakase. Mengusung teknik kuliner Jepang yang dipadukan dengan bahan-bahan lokal Indonesia, konsep ini menyasar penikmat kuliner yang mencari pengalaman makan yang lebih personal dan premium.
Berlokasi di kawasan Dago, Bandung, HANA menyajikan pengalaman bersantap dalam suasana intim dengan interaksi langsung antara chef dan tamu. Menu omakase dikurasi untuk memadukan filosofi kuliner Jepang dengan kekayaan bahan pangan Nusantara, sekaligus memanfaatkan bahan musiman agar kualitas dan kesegaran setiap hidangan tetap terjaga.
Rangkaian menu diawali dengan Cilembu Foie Gras Chawanmushi dan Bandung Garden Wakame, dilanjutkan Salmon Tataki with Citrus Matah Ponzu serta pilihan sashimi musiman racikan chef. Hidangan utama menghadirkan Wagyu Hamburg Don dengan onsen tamago dan shoyu onion sauce, diikuti Soft Shell Crab Tempura. Pengalaman tersebut kemudian ditutup dengan trio sushi premium yang terdiri atas Aburi Salmon Nigiri, Unagi Kabayaki Nigiri, dan Ebi Nigiri, sebelum disempurnakan dengan Saikyo Miso Soup with Grilled Cilembu & Andaliman Oil serta pencuci mulut Matcha Panna Cotta with Gula Habang Caramel. Menu dapat berubah mengikuti ketersediaan bahan premium dan musiman.
Untuk melengkapi pengalaman tersebut, HANA juga menghadirkan lima minuman signature yang terinspirasi dari cita rasa Jepang, yakni Matcha Cloud, Lemon Black Shake, Asahi Mango Ocha, Kurohana Bloom, dan Hikari Calm, yang dirancang sebagai pasangan setiap hidangan omakase.
Pengalaman Signature Omakase ini ditawarkan dengan harga Rp699.000 net untuk dua orang, atau sekitar Rp349.500 per orang. Dengan kapasitas tempat duduk yang terbatas di setiap sesi, tamu akan memperoleh pelayanan yang lebih personal sekaligus penyajian hidangan langsung oleh chef.
General Manager Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung, Gerri Primacitra, mengatakan HANA dirancang untuk menghadirkan interpretasi baru atas kuliner Jepang tanpa meninggalkan kekayaan bahan baku Indonesia.
"Melalui HANA, kami ingin menghadirkan keindahan filosofi kuliner Jepang yang dipadukan dengan kualitas terbaik dari bahan-bahan lokal Indonesia. Konsep pop-up kitchen ini merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman bersantap yang unik, berkelas, dan berkesan bagi setiap tamu," ujar Gerri Primacitra.
Swiss-Belresort Dago Heritage menyebut HANA ditujukan bagi tamu yang ingin merayakan momen spesial, menikmati makan malam romantis, maupun mengeksplorasi cita rasa Jepang dengan sentuhan lokal. Reservasi disarankan karena jumlah kursi yang tersedia di setiap sesi dibatasi. Hotel bintang empat ini sendiri berada di kawasan Dago Heritage Golf Course, salah satu lapangan golf tertua di Indonesia yang dibangun pada 1917, serta memiliki 161 kamar dan berbagai fasilitas pendukung seperti restoran, lounge, ruang pertemuan, kolam renang air hangat, gym, kids club, spa, dan wine corner.
