Jakarta, FORTUNE -Pencapaian besar kerap menjadi momentum bagi sebuah perusahaan untuk menengok kembali perjalanan yang telah dilalui. Bagi CEO sekaligus Founder JETE Jhonny Thio Doran, tiga rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang diraih JETE pada September 2026 memiliki arti lebih dari sekadar penghargaan semata.
JETE mencatatkan tiga rekor sekaligus, yakni untuk kategori aksesori gawai dengan gerai terbanyak, layanan purnajual terbanyak, serta ajang lari dengan ragam kegiatan pendukung terbanyak. Ketiga penghargaan itu diserahkan dalam rangkaian JETE RUN Festival 2026 di Balai Kota Surabaya, Minggu (6/9/2026), dan menjadi penanda baru perjalanan JETE sebagai brand lokal di kategori aksesori gadget, wearable, hingga smart home.
Namun bagi Jhonny, bertambahnya penghargaan juga berarti bertambahnya tanggung jawab untuk mempertahankan kualitas dan relevansi perusahaan terhadap kebutuhan konsumen. Ia tak ingin capaian ini membuat JETE berhenti melihat apa yang masih perlu diperbaiki, mengingat perkembangan teknologi yang cepat menuntut inovasi terus berjalan, bahkan saat perusahaan sedang berada dalam momentum pertumbuhan.
"Piagam MURI yang didapat memang menjadi pencapaian terbaik di tahun ini. Namun, kita janganlah berada di atas angin dan melupakan kualitas. Ini adalah pengingat bagi brand untuk terus berinovasi di tengah teknologi yang terus berkembang dan memberikan yang terbaik," ujar Jhonny.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan JETE sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, berolahraga, hingga menikmati hiburan di era digital. Berikut dua hal utama di balik pencapaian JETE tersebut.