Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BATA Raup Penjualan Rp90,55 M, Bidik Momentum Tahun Ajaran Baru
Sepatu hitam antibakteri dari koleksi Bata Back to School 2026/Dok. BATA
  • PT Sepatu Bata Tbk mencatat penjualan Rp90,55 miliar pada kuartal I-2026, turun 4,6% dari tahun sebelumnya, dengan rugi bersih meningkat menjadi Rp20,02 miliar.
  • Bata meluncurkan kampanye Back to School 2026 bertajuk Fresh Steps, Big Goals untuk memanfaatkan momentum tahun ajaran baru dan memperkuat penjualan sepatu sekolah.
  • Kampanye ini menggandeng komunitas ayah melalui gerakan Ayah Ambil Rapor serta menonjolkan produk berteknologi Antibacterial Protection guna meningkatkan kenyamanan dan kedekatan merek dengan keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE — PT Sepatu Bata Tbk (BATA) berupaya mendongkrak penjualan di tengah tekanan kinerja pada awal 2026 dengan memanfaatkan momentum tahun ajaran baru. Emiten alas kaki tersebut meluncurkan kampanye Back to School 2026 untuk memperkuat penjualan produk sepatu sekolah, setelah membukukan penurunan pendapatan dan masih mencatatkan kerugian pada kuartal I-2026.

Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/7) Bata membukukan penjualan sebesar Rp90,55 miliar hingga akhir Maret 2026 atau turun 4,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp94,92 miliar.

Di sisi profitabilitas, beban pokok penjualan berhasil ditekan menjadi Rp51,28 miliar dari Rp60,39 miliar pada kuartal I-2025. Perbaikan tersebut mendorong laba bruto meningkat 13,7 persen menjadi Rp39,27 miliar dibandingkan Rp34,53 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, kenaikan berbagai beban operasional masih menekan kinerja perusahaan. Beban penjualan dan pemasaran naik menjadi Rp42,68 miliar dari Rp37,02 miliar, sementara beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp15,93 miliar dari Rp14,2 miliar. Perseroan juga mencatat kerugian pelepasan aset tetap sebesar Rp1,51 miliar serta kenaikan beban usaha lainnya menjadi Rp539,13 juta dari Rp138,98 juta.

Kondisi tersebut membuat rugi usaha meningkat 7,9 persen menjadi Rp18,36 miliar dibandingkan Rp17,01 miliar pada kuartal I-2025. Sementara rugi tahun berjalan naik 1,6 persen menjadi Rp20,02 miliar dari Rp19,70 miliar. Adapun rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp19,94 miliar atau meningkat 1,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rugi per saham dasar juga meningkat menjadi Rp15,34 dari Rp15,11 pada kuartal I-2025.

Dari sisi neraca, Bata masih mencatat defisiensi modal sebesar Rp151,64 miliar hingga Maret 2026, meningkat dari Rp131,65 miliar pada akhir 2025. Total liabilitas turun menjadi Rp407,38 miliar dari Rp414,21 miliar, terdiri atas liabilitas jangka pendek Rp375,50 miliar dan liabilitas jangka panjang Rp31,87 miliar. Sementara itu, total aset perseroan turun menjadi Rp255,73 miliar dari Rp282,55 miliar pada akhir Desember 2025. Meski demikian, posisi kas meningkat menjadi Rp33,19 miliar dari Rp29,87 miliar.

Di tengah tekanan tersebut, Bata mengandalkan musim belanja perlengkapan sekolah sebagai salah satu momentum untuk mendorong penjualan. Perusahaan meluncurkan kampanye Back to School 2026 bertajuk Fresh Steps, Big Goals yang mengangkat keterlibatan orang tua, khususnya ayah, dalam mempersiapkan anak memasuki tahun ajaran baru.

Kampanye tersebut juga dikaitkan dengan gerakan Ayah Ambil Rapor, yang mengajak para ayah untuk lebih aktif mendampingi perjalanan pendidikan anak, mulai dari menerima rapor hingga memilih perlengkapan sekolah. Melalui kampanye tersebut, Bata berkolaborasi dengan komunitas ayah dan sejumlah figur orang tua untuk mengajak lebih banyak keluarga terlibat dalam persiapan sekolah.

Bagi perusahaan, persiapan memasuki tahun ajaran baru bukan hanya menjadi momentum penjualan, tetapi juga kesempatan memperkuat kedekatan merek dengan konsumen melalui pengalaman berbelanja bersama keluarga.

Salah satu produk yang menjadi fokus adalah koleksi Back to School 2026 yang dilengkapi teknologi Antibacterial Protection, bantalan empuk, serta material ringan untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan sepanjang hari. "Melihat anak kita senang pilih-pilih sepatu baru di momentum yang tepat abis kita temenin anak kita ambil rapor kayaknya akan selalu jadi 'core memory' yang enggak cuma menyenangkan buat bapak tapi juga si kecil. Contoh, sekarang sepatunya punya teknologi anti bakterial yang bikin kaki anak tetap segar seharian," ujar perwakilan Bapak2ID, dalam keterangan resmi, Selasa (7/7).

Marketing Communication Bata, Irena Anindita, mengatakan melalui inovasi tersebut, Bata berharap dapat menjawab kebutuhan orang tua yang menginginkan produk berkualitas sekaligus nyaman digunakan anak selama beraktivitas di sekolah, mulai dari belajar di kelas, berolahraga, hingga bermain bersama teman.

"Melalui Fresh Steps, Big Goals, kami ingin mengajak lebih banyak orang tua, khususnya para ayah, untuk hadir dan terlibat dalam setiap langkah penting tersebut," ujar Irena.

Sebagai merek yang telah hadir selama puluhan tahun di Indonesia, perusahaan berharap momentum tahun ajaran baru dapat menjadi salah satu pendorong permintaan di tengah tantangan industri ritel alas kaki.

Curated For You

Editorial Team

Related Article