BUSINESS

Tips Sukses Bagi HRD Rekrut Pekerja Berkualitas

Proses rekrutmen adalah tahapan krusial bagi perusahaan.

Tips Sukses Bagi HRD Rekrut Pekerja BerkualitasIlustrasi interview kerja. (Pixabay/Mohamed Hassan)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

23 November 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Proses rekrutmen memiliki sejumlah tantangan baik oleh pencari kerja maupun tim perekrurt atau Human Resources Department (HRD). Khusus untuk HRD  tantangan yang dihadapi bagaimana mendapatkan kandidat pekerja yang berkualitas.

Proses perekrutan adalah salah satu tahapan krusial bagi HRD, karena jadi kunci bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta-talrnta berkualitas terbaik. Pada sisi lain, tahapan ini bisa juga memberikan pekerja dengan kualitas yang tidak sesuai kebutuhan perusahaan.

Oleh karena itu, seluruh proses rekrutmen perlu diperhatikan agar tidak salah mengambil keputusan yang menyebabkan kandidat potensial dan berkualitas. Berikut Mengutip Jobstreet,  berikut sejumlah tips bagi HRD, untuk bisa sukses menjalankan proses rekrutmen.

Hindari bias dalam perekrutan

Bias yang dimaksud biasanya berbentuk prasangka buruk yang kurang adil terhadap kandidat, terutama mereka yang memiliki identitas atau latar belakang tertentu.

Bias dapat mendiskriminasi talenta tertentu hanya karena penilaian preferensi pribadi yang belum tentu kebenarannya. Hal ini bisa menutup kesempatan bagi HRD, untuk mendapatkan kandidat pekerja yang potensial.

Oleh karena itu, pastikan penilaian didasarkan pada skill dan attitude yang dimiliki para kandidat.

Bangun kultur sebagai fundamental perusahaan

Kultur perusahaan dalam beberapa sisi, lebih penting bagi para pencari kerja, bahkan jadi prioritas ketimbang gaji.

Berdasarkan temuan Jobstreet, kandidat masa kini cenderung mencari tempat kerja yang bisa menawarkan work-life balance, fleksibilitas, dan juga lingkungan kerja dengan kultur atau budaya perusahaan yang sehat.

Apalagi, para Millenial dan Gen-Z lebih menyukai dan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial seperti inklusivitas, diversitas, dan fleksibilitas sistem kerja.

HRD perlu membangun kultur lingkungan kerja yang sehat, karena pegawai dengan kinerja baik berkaitan erat dengan pegawai yang memiliki kualitas hidup yang layak.

Terlebih, HRD harus bisa memunculkan kesan dan meyakinkan para kandidat bahwa perusahaan Anda memiliki kultur kerja yang cocok dengan para talenta modern.