Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Bibit Catatkan 2 Juta Unduhan dan 1,7 Juta Portfolio Investasi pada 2025

potret aplikasi Bibit bibit.id
potret aplikasi Bibit bibit.id
Intinya sih...
  • Sebesar 38.000 portofolio tujuan keuangan berhasil dicapai.
  • Pertumbuhan jumlah investor di bawah usia 30 mencapai 24 persen.
  • Hampir 300.000 tujuan keuangan direncanakan dengan menggunakan strategi systematic investment plan (SIP).
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Aplikasi investasi digital, Bibit, telah diunduh oleh dua juta investor sepanjang 2025, naik 37 persen dibandingkan dengan 2024.

Selain itu, terdapat lebih dari 1,7 juta portofolio investasi yang sedang dibuat dan dijalankan oleh para investor pada tahun sama.

Head of PR & Corporate Communication Bibit, William, menyatakan dari angka tersebut, sebesar 38.000 portofolio tujuan keuangan berhasil dicapai, naik dari raihan pada 2024 yang mencapai 32.000.

“Tentunya 38.000 portofolio investasi yang berhasil tercapai tidak berarti angka saja, tapi merupakan tercapainya impian dari 38.000 investor, misalnya untuk dana pernikahan, pendidikan, membeli rumah impian serta dana pensiun,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (6/1).

Secara bisnis, 2025 ditandai dengan pertumbuhan 24 persen untuk jumlah investor berusia di bawah 30 dan pertumbuhan 11 persen untuk jumlah investor berusia di atas 30. 

Dari sisi profit, hampir 1,2 juta investor di Bibit berhasil merealisasikan keuntungan pada 2025.

Sementara itu, pada 2025, terdapat hampir 300.000 tujuan keuangan yang direncanakan oleh para investor dengan menggunakan strategi systematic investment plan (SIP).

“Kami berharap hal-hal positif ini akan terus berlanjut di tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Bibit berdiri pada 2019 sebagai aplikasi investasi reksa dana online yang memudahkan pengguna membeli produk-produk reksa dana minimal Rp10.000.

Pada 2024, Bibit telah membantu investor berinvestasi pada berbagai kelas aset yang terdiversifikasi seperti reksa dana, surat berharga negara yang dapat dibeli di pasar primer dan sekunder seperti Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), Sukuk Tabungan (ST), Sukuk Ritel (SR), Fixed Rate (FR), Project Based Sukuk, hingga saham.

Share
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana
Follow Us

Latest in Business

See More

Mitra Komunikasi (MKNT) Raih Rp822 M, Untuk Danai Akuisisi 2 Perusahaan

08 Jan 2026, 00:07 WIBBusiness