Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Ditopang Segmen Manufaktur, BELL Catat Kenaikan Laba 9%di 2025

Ditopang Segmen Manufaktur, BELL Catat Kenaikan Laba 9%di 2025
Operasional pabrik emiten tekstil dan garmen, PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL).
Intinya Sih
  • PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9% dibanding tahun sebelumnya berkat kontribusi kuat dari segmen manufaktur.
  • Penjualan BELL mencapai Rp584,75 miliar dengan lini manufaktur menyumbang Rp340,84 miliar dan segmen distribusi tumbuh 5% menjadi Rp196,63 miliar.
  • BELL mengalokasikan capex sekitar Rp21 miliar untuk restrukturisasi mesin, efisiensi produksi berbasis teknologi, serta memperkuat inovasi lewat Trisula Innovation Center guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE – Emiten tekstil dan garmen, PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) menjaga momentum pertumbuhan kinerja di tengah dinamika industri tekstil tanah air. Sepanjang 2025, perseroan membukukan laba bersih mencapai Rp12,57 miliar atau tumbuh 9 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Dari sisi penjualan, kinerja perseroan ditopang oleh lini bisnis manufaktur yang menjadi kontributor utama dengan perolehan Rp340,84 miliar dari total penjualan BELL sebesar Rp584,75 miliar sepanjang periode tahun buku 2025, diikuti segmen distribusi, mencatat pertumbuhan sebesar 5 persen (YoY) menjadi Rp196,63 miliar.

β€œMeskipun pasar tekstil nasional dihadapkan pada sejumlah tantangan, BELL tetap mampu membukukan kinerja positif dengan pertumbuhan high single digit sesuai proyeksi yang telah ditetapkan perseroan,” kata Karsongno Wongso Djaja, Direktur Utama BELL dalam keterangannya, Selasa (7/4).

Untuk menjaga kinerja, BELL secara konsisten mendorong optimalisasi di seluruh lini bisnis melalui peningkatan efisiensi serta penguatan proses produksi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya saing sekaligus memastikan kinerja perseroan tetap tumbuh secara berkelanjutan di tengah dinamika industri.

Sejalan dengan upaya tersebut, tahun ini perseroan juga mengalokasikan belanja

modal (capex) sekitar Rp21 miliar pada yang difokuskan untuk restrukturisasi permesinan, optimalisasi proses produksi, serta peningkatan efisiensi operasional melalui pemanfaatan teknologi dan otomatisasi yang lebih optimal, termasuk ekspansi retail.

BELL juga fokus memperkuat strategi pertumbuhan melalui pengembangan produk yang unik, inovatif, dan bernilai tambah (value added) sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pasar.

Pada tahun ini, perseroan telah mengoperasionalkan fasilitas Trisula Innovation Center (TIC) yang akan mendukung pengembangan riset dan inovasi produk, tidak hanya untuk BELL tetapi juga bagi Trisula Group secara keseluruhan. Selain itu, penguatan kolaborasi di dalam Trisula Group turut menjadi fokus untuk mendorong sinergi bisnis dan membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Latest in Business

See More