Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Mobil Listrik Polytron Mulai Menggeliat, Penjualan Salip Merek Global

Mobil Listrik Polytron Mulai Menggeliat, Penjualan Salip Merek Global
Mobil listrik Polytron resmi melakukan debut perdananya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. (Dok. Polytron)

Jakarta, FORTUNE - Polytron mulai menunjukkan pijakan di industri otomotif nasional melalui kendaraan listrik yang diluncurkannya. Meski tergolong pemain baru, perusahaan elektronik asal Indonesia tersebut mampu mencatat penjualan yang cukup kompetitif di pasar mobil listrik domestik. Hal ini tercermin dari penjualannya yang mampu melampaui beberapa merek otomotif asal Jepang dan Cina.

Saat ini Polytron baru memasarkan satu model mobil listrik di Tanah Air yang hadir dalam dua varian, yakni Polytron G3 dan Polytron G3+. Mobil listrik ini diluncurkan pada Mei 2025 tepat pada momen lima dekade Polytron. “Tepat di ulang tahun Polytron ke-50 tahun, momen tepat untuk meluncurkan mobil listrik pertama kami Polytron G3 dan G3+, mobil ini bisa dideskripsikan dalam tiga kata kunci yaitu smart (pintar), luxury (mewah), dan freedom (kebebasan),” ujar Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (6/3). Setelah diluncurkan, pengiriman perdana dilakukan mulai Juli 2025.

Kendati demikian, model perdananya tersebut berhasil mencatat kinerja penjualan yang cukup menonjol. Berdasarkan data wholesales yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), sepanjang 2025 Polytron mendistribusikan 455 unit mobil ke jaringan dealer. Sementara itu, penjualan retail, yakni dari dealer ke konsumen mencapai 353 unit.

Memasuki 2026, distribusi wholesales Polytron tercatat sebanyak 82 unit, sedangkan penjualan retailnya baru mencapai 12 unit. Berdasarkan data wholesales, angka tersebut menempatkan Polytron di posisi ke-25 dalam daftar mobil terlaris. Posisi ini membuat merek asal Indonesia tersebut berada di atas sejumlah brand seperti DFSK, Citroen, BAIC, Lexus, Ford, Mini, Changan, Nissan, Subaru, Volkswagen, hingga Audi. Namun jika melihat penjualan retail, posisi Polytron berada di peringkat ke-39, tepat di atas Volvo, Changan, dan Audi.

Kedua model, Polytron G3 dan Polytron G3+, dirakit di fasilitas produksi milik PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat. Pada Januari 2026, produksi Polytron tercatat mencapai 154 unit. Sepanjang 2025, total mobil yang diproduksi perusahaan ini mencapai 531 unit.

Mobil listrik pertama Polytron merupakan hasil kolaborasi dengan Skyworth K EV. Kendaraan ini memiliki dimensi cukup besar dengan panjang 4.720 milimeter, lebar 1.908 milimeter, tinggi 1.696 milimeter, serta jarak sumbu roda 2.800 milimeter.

Ruang bagasinya mampu menampung hingga 1.141 liter dan dilengkapi fitur Electronic Tail Gate with Kick Sensor. Dari sisi performa, kedua varian mobil listrik ini memiliki jarak tempuh hingga 402 kilometer berdasarkan standar CLTC dengan kecepatan maksimum 150 km/jam. Akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dapat dicapai dalam waktu 9,6 detik.

Kendaraan ini dibekali baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 51,916 kWh dengan tenaga 150 kW serta torsi 320 Nm. Perbedaan antara kedua varian terutama terletak pada fitur. Varian G3 menggunakan velg berdiameter 19 inci, sedangkan G3+ mengusung velg 20 inci. Keduanya dapat mengisi daya menggunakan arus DC dari 20 persen hingga 70 persen dalam waktu kurang dari 35 menit. Untuk pengisian menggunakan arus AC, varian G3+ membutuhkan waktu kurang dari 3,5 jam, sementara G3 memerlukan waktu sedikit lebih lama.

Varian G3+ juga dilengkapi konektivitas smartphone melalui aplikasi Polytron EV 4W yang memungkinkan pengguna memantau status baterai, melakukan remote start/stop, menemukan lokasi kendaraan, mengatur pendingin kabin, hingga mengunci dan membuka pintu dari jarak jauh. Dari sisi keselamatan, mobil ini sudah dibekali teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) level 2 dengan 14 fungsi, termasuk auto parking assistance, autonomous emergency braking, adaptive cruise control, safe exit warning, blind spot detection, dan auto brake hold.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Business

See More

Mobil Listrik Polytron Mulai Menggeliat, Penjualan Salip Merek Global

06 Mar 2026, 12:43 WIBBusiness