Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Manajemen Buka Suara Soal Kebakaran Pabrik Sawit Anak Usaha Palma Serasih (PGSO)
Perkebunan kelapa sawit (pexels.com/Pok Rie)
  • PSGO melaporkan kebakaran di area pabrik kelapa sawit milik NUSA pada 18 Oktober 2026 tanpa korban jiwa.

  • Manajemen masih menelusuri penyebab, tingkat kerusakan, potensi kerugian finansial, dan waktu pemulihan operasional pabrik.

  • Operasional perkebunan NUSA tetap berjalan melalui penyesuaian dan optimalisasi kapasitas pabrik kelapa sawit milik anak usaha lainnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sejak awal tahun hingga 14 Oktober 2026

PSGO menyatakan telah menangani area terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

beberapa hari sebelum kebakaran terjadi

BEI meminta penjelasan kepada PSGO mengenai dampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

18 Oktober 2026

Kebakaran terjadi di area pabrik kelapa sawit milik PT Nusaraya Agro Sawit.

Rabu (21/10)

Manajemen PSGO menyampaikan bahwa perseroan belum dapat memberikan estimasi kerugian finansial dan jangka waktu pemulihan pabrik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kebakaran terjadi di area pabrik kelapa sawit milik PT Nusaraya Agro Sawit (NUSA).
  • Who?
    PT Palma Serasih Tbk (PSGO) melaporkan kejadian yang terjadi di pabrik anak usahanya, NUSA.
  • Where?
    Pabrik berada di Desa Miau Baru/Desa Persiapan Miau Baru Utara, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
  • When?
    Kebakaran terjadi pada 18 Oktober 2026 dan keterbukaan informasi dikutip Rabu (21/10).
  • Why?
    Penyebab kebakaran masih ditelusuri oleh manajemen PSGO bersama tim di lapangan.
  • How?
    PSGO berkoordinasi dengan tim di lapangan, mengidentifikasi kerusakan, serta menyesuaikan operasional dengan mengoptimalkan kapasitas pabrik anak usaha lainnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

PSGO bilang ada kebakaran di pabrik kelapa sawit milik NUSA pada 18 Oktober 2026. Tidak ada orang yang meninggal. Tim masih mencari tahu penyebab dan kerusakannya. Operasi kebun tetap berjalan dengan penyesuaian. PSGO juga belum tahu berapa besar kerugian dan kapan pabrik bisa pulih.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tidak adanya korban jiwa menjadi hal positif dalam kejadian ini. Selain itu, kegiatan operasional perkebunan NUSA tetap berjalan melalui sejumlah penyesuaian. Optimalisasi kapasitas pengolahan di pabrik anak usaha lainnya juga diharapkan membantu menjaga target kinerja perseroan selama proses penelusuran dan pemulihan berlangsung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Palma Serasih Tbk (PSGO) melaporkan kebakaran di area pabrik kelapa sawit milik anak usahanya, PT Nusaraya Agro Sawit (NUSA) pada 18 Oktober 2026. Perseroan memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen PSGO menyatakan masih berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk menelusuri kronologi dan penyebab kebakaran, sekaligus mengidentifikasi tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Adapun, pabrik kelapa sawit milik Nusaraya Agro terletak di Desa Miau Baru/Desa Persiapan Miau Baru Utara, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (75655). Pabrik ini memiliki kapasitas olah sekitar 90 ton per jam.

Emiten perkebunan kelapa sawit ini juga masih menghitung potensi kerugian finansial akibat kejadian tersebut. Namun, manajemen belum dapat memperkirakan nilai kerugian maupun waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan operasional pabrik.

"Mengingat proses tersebut masih berlangsung, maka perseroan belum dapat menyampaikan informasi dan kesimpulan mengenai estimasi kerugian finansial dan jangka waktu pemulihan pabrik," tulis manajemen PSGO, dalam keterangan resmi dikutip Rabu (21/10).

PSGO memastikan kegiatan operasional perkebunan NUSA tetap berjalan normal melalui sejumlah penyesuaian. Salah satunya dengan mengoptimalkan kapasitas pengolahan di pabrik kelapa sawit milik anak usaha lainnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga pencapaian target kinerja perseroan agar kebakaran tidak berdampak material terhadap kinerja perusahaan.

Manajemen PSGO juga menyatakan akan menangani kejadian tersebut secara bertanggung jawab dengan tetap mengutamakan keselamatan serta berkoordinasi dengan pihak terkait sesuai kebutuhan.

Adapun, beberapa hari sebelum kebakaran terjadi, BEI sempat meminta penjelasan kepada PSGO mengenai dampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Dalam tanggapannya, PSGO menyatakan telah menangani area terdampak sejak awal tahun hingga 14 Oktober 2026. Perseroan juga menjelaskan bahwa seluruh wilayah operasional, konsesi, dan asetnya dikelola melalui entitas anak yang berlokasi di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Curated For You

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article