Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Laba Danamon Naik 19 Persen, Kredit Tembus Rp232,6 Triliun
Bank Danamon
  • Bank Danamon membukukan laba bersih konsolidasian Rp3,5 triliun pada Januari-Deptember 2026, tumbuh 19 persen secara tahunan.

  • Total kredit dan trade finance konsolidasian mencapai Rp232,6 triliun, sementara dana giro, tabungan, dan deposito mencapai Rp190,5 triliun.

  • Danamon mencatat kenaikan pendapatan operasional, penurunan biaya kredit, serta perbaikan Loan at Risk menjadi 7,7 persen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
akhir Desember 2025

Aset Danamon tercatat Rp281,7 triliun.

Januari-Deptember 2026

Danamon membukukan laba bersih konsolidasian Rp3,5 triliun, tumbuh 19 persen secara tahunan. Total kredit dan trade finance konsolidasian mencapai Rp232,6 triliun.

Jumat (30/10)

Nobuya Kawasaki menyampaikan bahwa Danamon akan berfokus pada pertumbuhan sehat, kualitas aset, serta strategi bisnis yang prudent dan terukur.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Bank Danamon membukukan laba bersih konsolidasian Rp3,5 triliun, tumbuh 19 persen secara tahunan.
  • Who?
    PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan Direktur Utama Danamon, Nobuya Kawasaki.
  • Where?
    Informasi disampaikan dari Jakarta; lokasi kegiatan operasional yang dirinci masih belum diketahui.
  • When?
    Periode Januari-Deptember 2026; keterangan resmi disampaikan Jumat (30/10).
  • Why?
    Kinerja profitabilitas diperoleh dengan strategi yang berfokus pada pengelolaan risiko dan kualitas aset yang sehat.
  • How?
    Melalui pertumbuhan kredit dan trade finance, penghimpunan dana, kenaikan pendapatan operasional, serta penurunan biaya kredit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bank Danamon mendapat laba bersih Rp3,5 triliun pada Januari-Deptember 2026. Bank ini juga memberi banyak kredit dan menghimpun uang dari nasabah. Nobuya Kawasaki berkata bank akan menjaga risiko dan aset dengan baik. Sekarang, aset Danamon naik dan Loan at Risk membaik menjadi 7,7 persen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kinerja Danamon menunjukkan pertumbuhan di sejumlah area, mulai dari laba bersih, kredit dan trade finance, hingga penghimpunan dana. Perbaikan Loan at Risk serta tingkat pencadangan yang tetap terjaga juga mencerminkan fondasi pengelolaan risiko yang mendukung strategi pertumbuhan sehat di tengah kondisi pasar yang kompetitif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp3,5 triliun untuk periode Januari-Deptember 2026, tumbuh 19 persen secara tahunan.

Dari sisi intermediasi, pada periode tersebut Bank Danamon menyalurkan total kredit dan trade finance konsolidasian Rp232,6 triliun, tumbuh 13 persen secara year-on-year. Segmen Enterprise Banking and Financial Institution menjadi penopang utamanya dengan pertumbuhan terpesat yakni 20 persen secara tahunan.

Pertumbuhan laba perseroan turut ditopang juga oleh kinerja SME Banking yang meningkat 9 persen, Consumer Banking yang meningkat sebesar lima persen, serta anak perusahaan yang juga mencatatkan pertumbuhan tujuh persen secara tahunan.

Di sisi penghimpunan dana, Danamon membukukan total rekening giro, rekening tabungan (current account and savings account atau CASA) dan deposito sebesar Rp190,5 triliun, meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Alhasil, pendapatan operasional turut naik 5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp19,0 triliun. Danamon juga mencatatkan penurunan biaya kredit lima persen dengan margin bunga bersih (net interest margin atau NIM) 8,0 persen.

Direktur Utama Danamon, Nobuya Kawasaki, mengatakan kinerja profitabilitas tersebut diperoleh di tengah kondisi pasar yang kompetitif dan dinamika ekonomi global dengan strategi berfokus pada pengelolaan risiko dan kualitas aset yang sehat.

Perseroan juga memperkuat jaringan ekosistem grup meliputi Adira Finance, dan Home Credit Indonesia, baik keterkaitannya pada nasabah perorangan hingga mitra usaha.

"Didukung oleh fondasi finansial yang kuat dan penerapan manajemen risiko, kami akan tetap berfokus pada pertumbuhan yang sehat, kualitas aset yang terjaga. Ke depan, kami akan terus mencermati dinamika ekonomi dan pasar serta menjalankan strategi bisnis secara prudent dan terukur," ujar dia dalam keterangan resminya, Jumat (30/10).

Danamon mencatatkan aset sebesar Rp302,45 triliun, meningkat dari Rp281,7 pada akhir Desember 2025. Masih di periode yang sama, Loan at Risk (LAR) tercatat membaik 190 basis poin menjadi 7,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Danamon juga mempertahankan tingkat pencadangan, tercermin dari rasio cakupan NPL (NPL coverage ratio) yang mencapai 282,0 persen.

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article