Jakarta, FORTUNE - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memperpanjang kerja sama pembiayaan ekspor dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) melalui meningkatkan plafon fasilitas menjadi Rp1,5 triliun.
Peningkatan plafon tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama fasilitas pembiayaan. Sebelumnya, kedua institusi telah bekerja sama sejak 17 Juni 2025 melalui fasilitas kredit atau pembiayaan revolving dengan skema multicurrency dalam mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat (USD).
Kerja sama ini berlanjut setelah Maybank Group berpartisipasi sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner (MLAB) dalam sindikasi pinjaman valuta asing LPEI pada 2025.
Direktur Pelaksana Bidang Keuangan, Operasional, dan Teknologi Informasi LPEI, Anwar Harsono, mengatakan peningkatan fasilitas dilakukan untuk memperluas akses pembiayaan dengan skema yang flexible bagi pelaku usaha.
"Melalui kolaborasi ini, kami ntuk mendorong pembiayaan berkelanjutan yang mendukung daya saing eksportir Indonesia," ujar Anwar dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (6/11).
Penguatan kerja sama juga untuk mendukung peran Eximbank sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan RI bermitra dengan perbankan.
Dalam kerja sama ini, fasilitas pembiayaan yang diberikan berbasis struktur interchangeable, yang memungkinkan pemanfaatan skema konvensional maupun syariah dalam satu plafon kredit. Struktur ini juga mencakup sublimit Sustainability Loan yang ditujukan untuk mendukung pembiayaan berbasis prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG).
Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia, Romy Buchari, mengatakan bahwa perseroan ingin berpartisipasi dalam mendukung pembiayaan ekspor nasional serta pembiayaan berkelanjutan. Kolaborasi ini juga sejalan dengan semangat Humanising Financial Services yang diusung Maybank Group.
"Memperluas kerja sama pembiayaan dengan total plafon Rp1,5 triliun menjadi angkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekspor nasional sekaligus mengembangkan solusi pembiayaan syariah dan berkelanjutan," ujar Romy.