Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi petani cabai (pexels.com/Danang DKW)
  • LPEI dan Maybank Indonesia meningkatkan plafon fasilitas pembiayaan ekspor menjadi Rp1,5 triliun.

  • Kerja sama mencakup skema konvensional, syariah, serta sublimit Sustainability Loan berbasis prinsip ESG.

  • Kolaborasi diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan dan mendukung daya saing eksportir Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
17 Juni 2025

LPEI dan Maybank Indonesia menjalin kerja sama melalui fasilitas kredit atau pembiayaan revolving dengan skema multicurrency.

2025

Maybank Group berpartisipasi sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner dalam sindikasi pinjaman valuta asing LPEI.

Jumat (6/11)

Anwar Harsono menyampaikan keterangan mengenai peningkatan fasilitas pembiayaan dan dukungan terhadap eksportir Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    LPEI dan Maybank Indonesia meningkatkan plafon fasilitas pembiayaan ekspor menjadi Rp1,5 triliun.
  • Who?
    Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Eximbank dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
  • Where?
    Jakarta, berdasarkan keterangan resmi yang dikutip dari dateline laporan.
  • When?
    Kerja sama sebelumnya dimulai 17 Juni 2025 dan perkembangan terbaru dikutip Jumat (6/11).
  • Why?
    Untuk memperluas akses pembiayaan, mendukung daya saing eksportir Indonesia, serta mendukung pembiayaan berkelanjutan.
  • How?
    Melalui penandatanganan perjanjian fasilitas pembiayaan dengan struktur interchangeable, yang mencakup skema konvensional, syariah, dan Sustainability Loan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

LPEI dan Maybank Indonesia bekerja sama memberi uang pembiayaan untuk membantu usaha ekspor. Plafonnya sekarang menjadi Rp1,5 triliun. Kerja sama ini bisa memakai cara biasa atau syariah. Ada juga pembiayaan untuk hal yang baik bagi lingkungan, masyarakat, dan tata kelola. Mereka ingin membantu eksportir Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kerja sama LPEI dan Maybank Indonesia menyediakan ruang pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha melalui peningkatan plafon hingga Rp1,5 triliun. Fleksibilitas skema konvensional dan syariah, ditambah sublimit Sustainability Loan, juga mempertemukan kebutuhan pembiayaan ekspor dengan perhatian pada prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memperpanjang kerja sama pembiayaan ekspor dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) melalui meningkatkan plafon fasilitas menjadi Rp1,5 triliun.

Peningkatan plafon tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama fasilitas pembiayaan. Sebelumnya, kedua institusi telah bekerja sama sejak 17 Juni 2025 melalui fasilitas kredit atau pembiayaan revolving dengan skema multicurrency dalam mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat (USD).

Kerja sama ini berlanjut setelah Maybank Group berpartisipasi sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner (MLAB) dalam sindikasi pinjaman valuta asing LPEI pada 2025.

Direktur Pelaksana Bidang Keuangan, Operasional, dan Teknologi Informasi LPEI, Anwar Harsono, mengatakan peningkatan fasilitas dilakukan untuk memperluas akses pembiayaan dengan skema yang flexible bagi pelaku usaha.

"Melalui kolaborasi ini, kami ntuk mendorong pembiayaan berkelanjutan yang mendukung daya saing eksportir Indonesia," ujar Anwar dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (6/11).

Penguatan kerja sama juga untuk mendukung peran Eximbank sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan RI bermitra dengan perbankan.

Dalam kerja sama ini, fasilitas pembiayaan yang diberikan berbasis struktur interchangeable, yang memungkinkan pemanfaatan skema konvensional maupun syariah dalam satu plafon kredit. Struktur ini juga mencakup sublimit Sustainability Loan yang ditujukan untuk mendukung pembiayaan berbasis prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG).

Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia, Romy Buchari, mengatakan bahwa perseroan ingin berpartisipasi dalam mendukung pembiayaan ekspor nasional serta pembiayaan berkelanjutan. Kolaborasi ini juga sejalan dengan semangat Humanising Financial Services yang diusung Maybank Group.

"Memperluas kerja sama pembiayaan dengan total plafon Rp1,5 triliun menjadi angkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekspor nasional sekaligus mengembangkan solusi pembiayaan syariah dan berkelanjutan," ujar Romy.

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article