FINANCE

PP Muhammadiyah Tarik Dana Simpanan dari BSI ke Bank Lain

DPK BSI masih tumbuh 10,43 persen.

PP Muhammadiyah Tarik Dana Simpanan dari BSI ke Bank LainIlustrasi Nasabah BSI Berangkat Haji/Dok BSI
05 June 2024
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memutuskan untuk memindahkan dana Simpanan hingga pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) ke sejumlah bank syariah nasional. 

Hal itu tertuang dalam memo surat keputusan yang memuat tentang keputusan konsolidasi dana di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang ditandatangani langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto. 

"Dengan ini kami minta dilakukan rasionalisasi dana simpanan dan pembiayaan dari BSI dengan pengalihan ke Bank Syariah Bukopin, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat dan bank syariah daerah serta bank lain yang selama ini bekerja sama dengan Muhammadiyah," demikian isi memo dimaksud, dikutip di Jakarta, Rabu (5/6). 

Di antara kandungan memo tersebut adalah keputusan pemindahan dana merupakan hasil dari pertemuan PP Muhammadiyah dengan AUM pada 26 Mei 2024 di Yogyakarta. 

Enggan berskpekulasi, BSI terus berupaya jaga kepercayaan

Bank Syariah Indonesia (BSI)
ShutterStock/Farzand01

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengaku tidak mau berspekulasi mengenai alasan PP Muhammadiyah untuk menarik dananya dari BSI. Namun, dia mengatakan bahwa sebagai stakeholder BSI terus berkomitmen untuk menjadi lembaga perbankan yang melayani segala lini masyarakat, baik institusi maupun perorangan. 

“Kami di BSI senantiasa berkomitmen memenuhi ekspektasi seluruh pemangku kepentingan dengan menerapkan prinsip adil, seimbang, dan bermanfaat sesuai syariat Islam,” kata Wisnu. 

Dia menegaskan bahwa BSI tidak hanya melayani sejumlah kelompok keagamaan saja, melainkan seluruh segmen masyarakat.

DPK BSI tumbuh 10,43 persen

Gedung Kantor BSI
ShutterStock/CahyadiSugi

Related Topics