Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Heritage Auctions Raup US$1,41 Miliar, Pasar Koleksi Kian Bergairah
Super Mario Bros. Nintendo game, 1985 (Ki) dan Norman Rockwell, Willie Gillis in Convoy, ca. 1943. (Ka)./Dok. Heritage Auctions
  • Heritage Auctions mencatat rekor penjualan semester pertama tertinggi sepanjang sejarahnya dengan total US$1,41 miliar hingga Juni 2026, naik hampir 47% dibanding periode sama tahun lalu.
  • Pertumbuhan pesat didorong oleh generasi kolektor muda yang memperluas minat ke berbagai kategori seperti video game, komik, kartu Pokémon, seni rupa, hingga memorabilia budaya populer.
  • Rekor lelang tercipta di berbagai kategori termasuk gim Super Mario Bros. senilai US$3 juta dan koin langka Tiongkok 'Short-Whiskered Dragon' seharga US$4,88 juta, menegaskan kuatnya pasar collectibles global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Heritage Auctions mencatat kinerja terbaik pada paruh pertama 2026 dengan membukukan penjualan lebih dari US$1,41 miliar hingga akhir Juni. Capaian tersebut menjadi rekor semester pertama tertinggi sepanjang 50 tahun sejarah perusahaan sekaligus mengukuhkan kuatnya permintaan terhadap pasar barang koleksi (collectibles) yang kini semakin didorong oleh generasi kolektor baru.

Rumah lelang yang berbasis di Dallas itu mencatat nilai transaksi lebih dari US$1,41 miliar hingga 30 Juni 2026, meningkat hampir 47% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$962 juta. Jika tren tersebut berlanjut, Heritage Auctions berpeluang membukukan rekor penjualan tahunan keenam secara berturut-turut dan melampaui capaian US$2,15 miliar pada 2025. Tahun lalu, angka tersebut menempatkan Heritage sebagai rumah lelang dengan penjualan terbesar ketiga di dunia setelah Sotheby's dan Christie's.

Menurut Heritage Auctions, pencapaian tersebut tidak hanya mencerminkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga perubahan dalam lanskap pasar koleksi global. Minat kolektor kini semakin luas, mulai dari karya seni rupa, artefak sejarah, buku langka, dan numismatik hingga video game, komik, kartu koleksi, serta memorabilia budaya populer.

"Melampaui angka US$1,4 miliar pada semester pertama di tahun peringatan 50 tahun kami bukan hanya mencerminkan kuatnya pasar saat ini, tetapi juga menunjukkan betapa beragamnya profil kolektor masa kini. Kami melihat generasi baru mulai memasuki pasar, sementara para kolektor lama tetap bersaing di level tertinggi. Hal itu mendorong pertumbuhan yang luar biasa di berbagai kategori," ujar CEO sekaligus Co-Chairman Heritage Auctions Steve Ivy, mengutip keterangan pers, Jumat (10/7).

Melansir Artnet, fenomena tersebut juga diamati oleh Wakil Ketua Fine Art Heritage Auctions, Aviva Lehmann. Menurutnya, perusahaan kini memiliki basis pelanggan yang lebih muda dengan minat koleksi yang tidak lagi terbatas pada satu kategori.

"Kategori unggulan kami menghadirkan basis klien yang lebih muda, beragam, dan tertarik mengoleksi lintas kategori dengan cara yang belum pernah kami lihat sebelumnya. Saya tidak pernah membayangkan akan menjual lukisan karya Sargent kepada kolektor komik, tetapi hal itu kini terjadi di sini," ujar Lehmann, mengutip Artnet.

Senada, Wakil Ketua Decorative Art Heritage Auctions, Nick Nicholson, mengatakan sebagian besar kolektor muda tersebut pertama kali mengenal Heritage melalui kategori seperti koin, komik, maupun collectibles lainnya.

"Bagi mereka, ini bukan soal uang. Ini soal selera dengan huruf S besar. Mereka ingin memiliki benda-benda unik yang tidak dimiliki orang lain," katanya.

Super Mario hingga Pokémon diminati

Dok. Heritage Auctions

Masuknya generasi kolektor baru tersebut ikut mengerek pertumbuhan berbagai kategori budaya populer. Salah satu pencapaian terbesar terjadi pada Juni 2026 ketika salinan tersegel Super Mario Bros. edisi 1985 dengan nilai penilaian tertinggi terjual seharga US$3 juta, memecahkan rekor dunia baru untuk video game yang dilelang. Heritage bahkan menyebut gim tersebut sebagai "Honus Wagner of video game collecting", merujuk pada status legendarisnya di kalangan kolektor.

Pasar kartu koleksi juga terus menunjukkan pertumbuhan. Kartu Pikachu Illustrator dengan nilai PSA Mint 9 terjual US$1,406 juta, sementara satu set lengkap Pokémon First Edition Base Set PSA Gem Mint 10 mencapai US$1,219 juta dan mencetak rekor lelang publik baru. Satu set lengkap Pokémon Skyridge Master Set PSA Gem Mint 10 juga menembus nilai lebih dari US$1 juta.

Momentum serupa terjadi di kategori komik. Selain mencatat penjualan jutaan dolar dari berbagai komik langka, Heritage memfasilitasi transaksi privat senilai US$13 juta untuk Batman No. 1 dan Superman No. 1, dua komik paling ikonis dalam sejarah. Sementara itu, Action Comics No. 1 berlabel Conserved mencetak rekor dunia baru setelah terjual US$1,4 juta.

Kategori hiburan juga menunjukkan performa impresif. Lelang bertema Star Wars Day menghasilkan penjualan lebih dari US$3,6 juta, sedangkan kategori seni animasi membukukan rekor baru untuk karya Dr. Seuss, Studio Ghibli, Pokémon, hingga memorabilia Marilyn Monroe.

Di luar budaya populer, segmen olahraga tetap menjadi salah satu kontributor utama penjualan. Lelang Winter Platinum Night Sports Auction menghasilkan lebih dari US$38,6 juta, dipimpin kartu bisbol legendaris 1909 T206 Honus Wagner "Garagiola Wagner" yang terjual US$3,599 juta. Di kategori memorabilia olahraga, sepatu bot kuning yang dikenakan Hulk Hogan pada WrestleMania I laku US$1,037 juta dan mencetak rekor baru untuk memorabilia gulat.

Sementara itu, permintaan terhadap karya seni, sastra, dan artefak sejarah juga tetap kuat. Lelang American Art Signature Auction pada Mei dipimpin karya Norman Rockwell Study for Cheerleaders (1952) yang terjual US$600.000. Seluruh 18 karya Rockwell yang ditawarkan dalam lelang tersebut berhasil menemukan pembeli.

Lehmann menilai tingginya minat terhadap karya Rockwell menunjukkan bahwa kolektor kini semakin menghargai nilai historis sebuah objek. "Benda-benda ini harus dipandang sebagai objek yang memiliki nilai sejarah. Mereka ikonik karena menghadirkan nostalgia khas Amerika. Klien yang bersedia mengeluarkan jutaan dolar untuk Magna Carta atau benda bersejarah lainnya akan memahami nilai karya-karya seperti ini," ujarnya.

Di kategori buku langka, tahap pertama koleksi David Aronovitz Collection of Important Science Fiction and Fantasy membukukan lebih dari US$3,35 juta dan mencetak rekor baru untuk karya J.R.R. Tolkien maupun Isaac Asimov. Heritage juga mencatat penjualan lebih dari US$8,47 juta dari rangkaian lelang Americana yang digelar dalam rangka peringatan 250 tahun Amerika Serikat. Salah satu sorotannya adalah surat bertanda tangan George Washington, Continental Dollar berbahan perak tahun 1776 yang terjual US$1,31 juta, hingga surat kabar langka yang memberitakan penyerahan diri Lord Cornwallis di Yorktown.

Sebagai rumah lelang numismatik terbesar di dunia, Heritage turut memperkuat dominasinya melalui penjualan berbagai koin langka. Salah satu yang paling menonjol ialah koin pola "Short-Whiskered Dragon" asal Tiongkok tahun 1911 yang terjual US$4,88 juta. Nilai tersebut menjadikannya koin dunia termahal yang pernah dijual Heritage Auctions sekaligus salah satu dari tiga koin dunia termahal yang pernah dilelang.

Ke depan, Heritage optimistis momentum tersebut akan berlanjut hingga akhir tahun seiring jadwal berbagai lelang untuk memorabilia film, olahraga, video game, seni animasi, hingga consignments berkualitas museum. Semetara itu, Nicholson menambahkan bahwa pasar collectibles relatif lebih tahan terhadap gejolak ekonomi dan geopolitik dibandingkan pasar seni kontemporer.

"Apa pun yang terjadi pada lelang hiburan, furnitur Inggris, atau seni Amerika, kami tetap ditopang oleh kekuatan pasar koin dan barang koleksi. Sampai batas tertentu, pasar ini tidak terlalu terpengaruh situasi internasional," ujarnya.

Co-Chairman Heritage Auctions, Jim Halperin, menilai perkembangan tersebut menunjukkan semakin kaburnya batas antara koleksi tradisional dan budaya populer. Menurtnya, apa yang kami saksikan saat ini adalah perluasan mendasar dari dunia koleksi. Salah satu perkembangan yang paling menarik adalah para kolektor kini tidak lagi membuat batas yang kaku antara budaya populer dan kategori koleksi tradisional.

"Saat Heritage merayakan ulang tahunnya yang ke-50, kami bangga dapat membantu melestarikan kisah-kisah tersebut sekaligus menghubungkannya dengan para kolektor di seluruh dunia," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article