Jakarta, FORTUNE — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam pada awal perdagangan Senin (2/3) seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu sentimen risk-off global. IHSG dibuka melemah ke level 8.092,90 dan sempat tertekan hingga lebih dari 1,7 persen pada sesi pagi.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) dan RTI Business, hingga pukul 09.30 WIB IHSG berada di kisaran 8.097–8.109 atau turun sekitar 1,5–1,7 persen dibandingkan penutupan akhir pekan di 8.235,48. Tekanan terjadi di tengah pelemahan bursa global, lonjakan harga minyak, serta arus keluar dana asing yang masih berlanjut.
Berikut rangkuman faktor yang membayangi pergerakan IHSG dan respons pasar pada awal pekan.
