Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Pasar Pantau Tensi Geopolitik, IHSG Diproyeksi Sideways hingga Rebound

Pasar Pantau Tensi Geopolitik, IHSG Diproyeksi Sideways hingga Rebound
Layar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melaju sideways pada Rabu (22/4), setelah ditutup melemah 0,46 persen di level 7.559,38.

Phintraco Sekuritas menjelaskan, secara teknikal, histogram MACD IHSG masih berada di area positif, walaupun mulai terjadi penyempitan. Stochastic RSI masih berada di area overbought dan melanjutkan penurunan ke arah pivot. IHSG masih berada di atas level MA20, namun berada di bawah level MA5.

"IHSG sudah menutup gap down di 7.527 dan masih bertahan di atas level 7.500. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 7.480-7.620," demikian menurut tim riset Phintraco Sekuritas.

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini bergerak di antara support 7.480, pivot 7.600, dan resisten 7.620. Daftar saham pilihan tim adalah BMRI, PANI, PTRO, SSIA, dan ACES.

Kemarin, sentimen negatif secara dominan berasal dari pengumuman MSCI, yang masih membekukan rebalancing indeks saham Indonesia periode Mei 2026.

Meski otoritas bursa telah melaksanakan berbagai upaya reformasi pasar modal, MSCI masih akan mengevaluasi konsistensi dan efektivitas kebijakan baru terkait langkah itu. Khususnya upaya peningkatan transparansi data kepemilikan saham dan rencana kenaikan batas minimal free float menjadi 15 persen.

Investor pun mengantisipasi langkah MSCI yang akan menghapus saham dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC). "Namun kekhawatiran terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia ke kategori frontier market diperkirakan mulai mereda," jelas Phintraco Sekuritas.

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) memperkirakan IHSG hari ini dapat rebound jika mampu bertahan di atas area gap sebagai support di 7.500 dan menuju resisten selanjutnya pada level 7.700.

Technical Analyst BRIDS, Reza Diofanda, mengatakan, pasar akan mencermati perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah yang memasuki masa akhir gencatan senjata. Begitu pula dengan keputusan RDG Bank Indonesia, yang diproyeksikan akan mempertahankan suku bunga di level 4,75 persen.

Daftar saham pilihan tim BRIDS hari ini adalah HUMI, RATU, dan BNBR.

Share
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Market

See More

Pasar Pantau Tensi Geopolitik, IHSG Diproyeksi Sideways hingga Rebound

22 Apr 2026, 08:03 WIBMarket