Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Saat Investor Eceran Mendongkrak Laba BRIDS pada 2025 hingga 200 Persen
Pertumbuhan Investor Retail Dorong Kinerja BRIDS Selama 2025. Dok: BRIDS
  • Lonjakan laba operasionalnya didorong ekspansi besar pada segmen ritel digital dan pertumbuhan pendapatan 23 persen.

  • Jumlah investor pasar modal Indonesia melonjak hingga 20,32 juta SID atau naik 37 persen.

  • BRIDS memperkuat teknologi, diversifikasi produk, serta memanfaatkan sinergi BRI Group.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Gairah pasar modal Indonesia sepanjang 2025 bukanlah sekadar angka di papan bursa. PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menjadi salah satu pemain yang berhasil memetik buah manis dari euforia investor domestik. Perusahaan tersebut mencatatkan lonjakan laba operasional hingga di atas 200 persen sepanjang tahun lalu, ditopang oleh ekspansi besar-besaran pada segmen ritel berbasis digital.

Pertumbuhan pendapatan sebesar 23 persen menjadi bukti sahih atas efektifnya strategi transformasi yang dijalankan. Di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global, perekonomian Indonesia yang tumbuh 5,11 persen memberikan panggung ideal bagi pasar modal untuk tampil.

Tengok saja rapor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sepanjang tahun lalu, indeks melesat lebih dari 22 persen dengan frekuensi pemecahan rekor tertinggi (all-time high) sebanyak 24 kali. Meski sempat berfluktuasi, IHSG menutup tirai tahun di level 8.646, dengan kapitalisasi pasar yang menembus Rp16.000 triliun.

Moncernya kinerja sektor finansial ini berbanding lurus dengan membeludaknya jumlah pemodal di Tanah Air. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) merekam jejak pertumbuhan investor mencapai 20,32 juta Single Investor Identification (SID) pada pengujung 2025, yang berarti lompatan sebesar 37 persen secara tahunan. Motor utama penggerak angka ini adalah para investor ritel yang kian gandrung pada instrumen reksa dana.

Plt. Direktur Utama BRIDS, Fifi Virgantria, menyatakan pergeseran tren ke arah investor ritel, khususnya melalui kanal digital, telah menjadi tulang punggung kinerja perusahaan.

"Kinerja sepanjang 2025 ini mencerminkan keberhasilan implementasi transformasi bisnis yang dijalankan secara konsisten beberapa tahun terakhir. Segmen ritel BRIDS menjadi kontributor utama, khususnya melalui platform digital yang terus berkembang dan didukung oleh optimalisasi teknologi digital," ujarnya via siaran pers.

Jika menilik dapur pendapatan perusahaan, bisnis brokerage masih memegang kendali dengan kontribusi mencapai 54 persen. Dari porsi tersebut, segmen ritel mendominasi hingga 52 persen. Sebuah angka wajar mengingat kanal ritel online tumbuh secara eksponensial hingga 156 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Namun, di balik gemerlap angka tersebut, medan laga pada segmen retail kian sesak. Para pelaku industri sekuritas kini berlomba-lomba mempercanggih platform digital demi menjaring nasabah baru. Menyadari ketatnya persaingan, BRIDS memilih jalan penguatan teknologi dan diversifikasi produk, termasuk memacu pendapatan berulang (recurring income) melalui fasilitas margin.

Selain itu, perusahaan juga memanfaatkan sinergi dalam ekosistem BRI Group untuk memperluas distribusi dan meningkatkan literasi investasi masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan investor domestik sekaligus memperdalam pasar keuangan nasional.

Editorial Team