Jakarta, FORTUNE – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta pada Juni 2026, sejumlah pelaku industri pariwisata dan perhotelan menghadirkan program bertema budaya untuk menarik minat wisatawan dan warga ibu kota. Salah satunya dilakukan oleh Shastra All Day Dining yang menghadirkan program kuliner bertajuk The Flavor Archive of Jakarta.
Program tersebut mengangkat ragam hidangan khas Betawi sebagai bentuk apresiasi terhadap warisan kuliner Jakarta yang terbentuk dari percampuran berbagai budaya selama berabad-abad. Paket kuliner itu tersedia sepanjang Juni 2026 di restoran yang berada di lantai 8 Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi Jakarta yang terus meningkat seiring pemulihan aktivitas wisata dan konsumsi masyarakat. Di sisi lain, tren wisata berbasis pengalaman (experience-based tourism) juga mendorong pelaku industri untuk menghadirkan program yang mengangkat identitas lokal, termasuk melalui kuliner tradisional.
Dalam program tersebut, pengunjung dapat menikmati sajian khas Betawi yang disajikan secara rijsttafel atau hidangan bersama. Menu yang ditawarkan antara lain Asinan Jakarta, Gabus Pucung, Es Selendang Mayang, serta berbagai pelengkap tradisional lainnya. Paket tersebut ditawarkan dengan harga Rp499.000 untuk empat orang.
Selain paket utama, restoran tersebut juga akan menggelar sesi brunch bertema kuliner Jakarta pada 20–21 Juni 2026. Program all you can eat itu ditawarkan dengan harga Rp149.900 per orang dan menghadirkan beragam hidangan yang terinspirasi dari kekayaan kuliner ibu kota.
General Manager Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, Asco Hamdani mengatakan perayaan ulang tahun Jakarta tidak hanya menjadi momentum memperingati usia kota, tetapi juga kesempatan untuk mengapresiasi warisan budaya yang membentuk identitasnya.
“Sebagai bagian dari ekosistem kawasan bersejarah dan pusat kebudayaan Taman Ismail Marzuki, kami melihat perayaan ulang tahun Jakarta bukan hanya sebagai peringatan usia kota, tetapi juga sebagai momen untuk mengapresiasi warisan budaya,” ujar Asco dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan, melalui program tersebut pihaknya ingin mengajak masyarakat mengenal Jakarta melalui kekayaan cita rasanya sekaligus menghormati perjalanan panjang kota yang tahun ini memasuki usia ke-499 tahun.
Kuliner Betawi sendiri merupakan salah satu elemen budaya yang mencerminkan sejarah Jakarta sebagai kota pelabuhan dan pusat perdagangan. Berbagai hidangan khas seperti kerak telor, soto Betawi, gabus pucung hingga aneka jajanan tradisional lahir dari interaksi budaya lokal dengan pengaruh Tionghoa, Arab, Melayu, Portugis, dan Belanda.
Melalui pengangkatan kuliner tradisional dalam program tematik seperti ini, pelaku industri perhotelan berharap dapat turut memperkenalkan kembali kekayaan gastronomi Jakarta kepada generasi muda maupun wisatawan yang berkunjung ke ibu kota.
