Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Q1 2026: Bisa di Atas 5,5% Sudah Bagus

- Purbaya Yudho Sadewa melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kemenkeu menggantikan Heru Pambudi, dengan harapan menjaga integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
- Perombakan pejabat di Kemenkeu dilakukan untuk penyegaran organisasi dan memastikan kesinambungan kualitas di tengah kondisi global yang tidak stabil serta fluktuasi harga komoditas.
- Purbaya menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mendekati 6% pada akhir tahun ini, sejalan dengan upaya memperkuat kinerja organisasi demi dampak ekonomi yang lebih signifikan.
Jakarta, FORTUNE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, gejolak global akan menekan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. Kendati, ia cukup optimistis target pemerintah akan tetap tercapai.
Pada kuartal I 2026, ia menargetkan ekonomi masih akan tumbuh positif. “Menurut saya di atas 5,5 sudah bagus. Dalam keadaan sekarang ya. Jadi bukan saya optimis, saya melihat data. Dan saya tahu apa yang saya masukkan ke sistem perekonomian supaya ekonominya bergerak. Data-data itu adalah dampak dari kebijakan,” kata Purbaya di kantor Kemenkeu, Jumat (27/3).
Purbaya menegaskan bahwa proyeksi tersebut didasarkan pada data, bukan sekadar optimisme. Menurutnya, pergerakan ekonomi saat ini merupakan hasil dari berbagai kebijakan yang telah diterapkan sebelumnya. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV 2025 mencapai 5,39 persen yoy.
Sementara itu, target Purbaya adalah mencapai pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen pada akhir tahun ini. “Tantangan kita berat, waktu kita enggak banyak, kita harus bereskan dan rapikan lagi organisasi kita sehingga dampaknya ke perekonomian semakin signifikan,” katanya.
Ia menjelaskan, pemerintah menjaga sistem perekonomian tetap berjalan dengan memastikan belanja negara dilakukan tepat waktu dan terus mendorong perbaikan iklim usaha.
“Tapi pada dasarnya kalau saya bisa jalankan mesin fiskal dan mesin moneter yang menggerakan swasta, tumbuh 6 persen harusnya tidak terlalu sulit,” katanya.
Lantik pejabat baru
Sementara itu, Purbaya melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), menggantikan Heru Pambudi yang menjabat sejak 2021.
“Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan kewajiban dengan sebaik baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ujarnya.
Dalam sumpahnya, Robert mengatakan akan menjalankan segala peraturan perundang- undangan dengan selurus lurusnya demi darma bakti kepada bangsa dan negara.
“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menunjung etika jabatan belerja dengan sebaik baiknya dan penuh tanggung jawab, bahwa saya akan menjaga integritas tidak menyalahgunakan jabatan serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela,” ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, sebelumnya Robert menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Purbaya secara aktif melakukan perombakan pejabat di lingkungan Kemenkeu dalam rangka penyegaran lembaga. “Estafet tidak sekedar pindah orang, tapi juga memastikan kesinambungan kualitas,” ujar Purbaya.
Perombakan ini dilakukan di tengah kondisi global yang sedang tidak stabil, geopolitik yang sedang bergerak, dan harga komoditas yang fluktuatif. “Kalau dengan pimpinan ini kita bisa menjaga harga bbm dengan level sekarang tanpa membahayakan APBN, tim kita jago tapi kurang dihargai,” ujar Purbaya.


















