Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok Fortune Indonesia
  • Pemerintah menyiapkan rekening gratis bagi 25,16 juta warga berusia di atas 17 tahun dari desil 1 hingga desil 4.

  • Program ini memiliki anggaran Rp1,28 triliun dan menargetkan peningkatan inklusi keuangan dari 93 persen menjadi 99 persen.

  • BRI dan BSI menyiapkan pendataan serta akan menyediakan rekening massal berdasarkan DTSEN.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2026

Airlangga menyampaikan anggaran program sebesar Rp1,28 triliun dalam Rakornas TPAKD 2026.

Dalam 2 bulan ini

Airlangga mengatakan program rekening gratis akan direalisasikan.

akhir 2026

Pemerintah memastikan program rekening gratis akan diluncurkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah akan meluncurkan program rekening gratis dan satu orang satu rekening.
  • Who?
    Airlangga Hartarto menyampaikan program tersebut. BRI dan BSI menyiapkan pendataan serta menjadi penyedia rekening massal.
  • Where?
    Program disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta dan akan menyasar masyarakat di Indonesia.
  • When?
    Program dipastikan diluncurkan pada akhir 2026 dan disebut akan direalisasikan dalam dua bulan.
  • Why?
    Program ditujukan untuk meningkatkan jumlah penduduk yang memiliki rekening dan inklusi keuangan Indonesia.
  • How?
    Pendataan penerima manfaat disiapkan BRI dan BSI berdasarkan DTSEN, dengan sasaran sekitar 25 juta hingga 25,16 juta masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah mau membuat rekening gratis untuk sekitar 25 juta orang dewasa. Airlangga Hartarto bilang programnya masih disiapkan dan akan dilakukan dalam dua bulan. BRI dan BSI sedang mendata orang yang akan mendapat rekening. Rekening ini dibuat supaya lebih banyak orang punya rekening bank.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Program rekening gratis menunjukkan upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan. Sasaran yang mencakup 25,16 juta warga, dukungan LPS, serta keterlibatan BRI dan BSI dapat membantu pelaksanaan program secara lebih terarah. Target peningkatan inklusi keuangan juga memberi ukuran yang jelas bagi agenda tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Pemerintah memastikan bahwa program rekening gratis akan diluncurkan pada akhir 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa program tersebut masih dalam tahap pematangan.

“Yang rekening gratis masih dalam pematangan. Dalam 2 bulan ini akan direalisasikan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/11).

Sebagai konteks, pemerintah sedang menyiapkan program satu orang satu rekening yang akan menyasar 25,16 juta warga desil 1 hingga desil 4 dengan rentang usia di atas 17 tahun.

Sebelumnya, pada Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengatakan bahwa sekitar 25 juta orang dewasa di atas 17 tahun belum memiliki rekening bank. LPS mengatakan mendukung pelaksanaan program tersebut untuk meningkatkan jumlah penduduk yang memiliki rekening.

Sebelumnya, Airlangga mengatakan bahwa anggaran yang disiapkan sebesar Rp1,28 triliun.

Anggaran tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi awal sebesar Rp11 triliun, yang kemudian turun menjadi Rp3,8 triliun sebelum akhirnya ditetapkan Rp1,28 triliun.

"Sektoran awal disiapkan Rp50 ribu dan anggarannya Rp1,28 triliun," ujar Airlangga dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026, dilansir Kamis (5/11).

Melalui program ini, pemerintah membidik peningkatan inklusi keuangan Indonesia naik dari 93 persen menjadi 99 persen.

Sementara itu, tingkat literasi keuangan RI telah melampaui rata-rata OECD yakni 63 persen. Sementara inklusi keuangan RI telah melampaui target RPJMN 2029 sebesar 93 persen.

Dalam pelaksanaannya, saat ini pendataan terkait masyarakat yang menerima manfaat tengah disiapkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Bank Syariah Indonesia berdasarkan DTSEN. Nantinya, BRI dan BSI akan menjadi penyedia rekening massal bagi 25 juta masyarakat tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article