Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Purbaya Akui Koordinasi dengan BI Bakal Makin Mudah di Era Thomas

IMG_20260209_163932.jpg
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai pengangkatan Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Djiwandono periode 2026-2031 oleh Mahkamah Agung (MA) di Jakarta, Senin (9/2). (Eko Wahyudi/Fortune Indonesia)
Intinya sih...
  • Purbaya menyambut positif pelantikan Thomas sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
  • Kehadiran Thomas diharapkan memperkuat jajaran pimpinan BI.
  • Thomas ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyambut positif pelantikan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru. Purbaya optimistis kehadiran Thomas dalam jajaran dewan gubernur tidak hanya memperkuat kepemimpinan otoritas moneter, tetapi juga memuluskan koordinasi strategis antara pemerintah dan bank sentral.

Dia menyampaikan hal tersebut usai menghadiri pelantikan Thomas di gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Senin (9/2). Ia menaruh harapan besar agar peran baru Thomas dapat berkontribusi signifikan dalam perumusan kebijakan ekonomi nasional yang lebih efektif.

“Selamat Pak Tommy atas posisi barunya. Mudah-mudahan di Bank Indonesia nanti bisa lebih berperan, membentuk kebijakan yang pas buat perekonomian yang lebih bagus ke depan,” ujar Purbaya usai acara pelantikan, Senin (9/2).

Menurutnya, sinergi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia selama ini telah berjalan baik. Namun, dengan bergabungnya Thomas—yang memiliki latar belakang kuat di Kementerian Keuangan—dinamika komunikasi diyakini akan makin mudah.

“Lebih gampang, biasa makan siang. Lebih gampang lagi nanti kita makan siang ke sana, ke Pak Tommy, atau tiap Jumatan ke MBG nanti sama Pak Gubernur,” katanya.

Terkait transisi peran ini, Purbaya menegaskan bahwa ia tidak memberikan pesan atau instruksi khusus kepada koleganya tersebut. Ia menilai Thomas memiliki kapasitas yang mumpuni untuk langsung bekerja meracik kebijakan moneter tanpa memerlukan bimbingan tambahan.

“Dia dipilih sendiri sama Gubernur BI sebagai deputi gubernur. Lebih pintar dari saya kali dia, ngapain kasih wejangan, dia sudah jago,” katanya.

Sebelum mengemban amanah di Bank Indonesia, Thomas menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia. Dalam kapasitas tersebut, ia juga merangkap sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ex-officio dari Kementerian Keuangan.

Penetapan Thomas didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 10/P Tahun 2026 tanggal 3 Februari 2026.

Dengan pelantikan ini, berikut susunan lengkap Dewan Gubernur Bank Indonesia:

  • Gubernur: Perry Warjiyo
  • Deputi Gubernur Senior: Destry Damayanti
  • Deputi Gubernur:
    • Aida S. Budiman
    • Filianingsih Hendarta
    • Ricky Perdana Gozali
    • Thomas A.M. Djiwandono

 

 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana
Follow Us

Latest in News

See More

Polemik PBI BPJS Kesehatan, Salah Sasaran hingga Reaktivasi

10 Feb 2026, 12:43 WIBNews