Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rachmat Gobel, Pendiri Panasonic Gobel dan Mendag era Jokowi Wafat
Anggota Komisi VI DPR RI, Rachmat Gobel. (IDN Times/Aditya Mustaqim)
  • Rachmat Gobel, pengusaha dan mantan Menteri Perdagangan era Jokowi, wafat di Jakarta pada Jumat (10/7) pukul 03.20 WIB, meninggalkan duka mendalam bagi dunia bisnis dan politik Indonesia.
  • Sebagai penerus keluarga industri Gobel, ia sukses memperkuat Panasonic Gobel Indonesia melalui alih teknologi Jepang, pemberdayaan tenaga kerja lokal, dan ketahanan menghadapi krisis ekonomi nasional.
  • Dalam karier politiknya, Rachmat aktif memperjuangkan UMKM, pertanian, serta pembangunan kawasan timur Indonesia; kini perhatian publik tertuju pada proses suksesi kepemimpinan di Gobel Group.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Kabar duka datang dari dunia usaha dan politik Indonesia. Pengusaha sekaligus Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat (10/7) pukul 03.20 WIB di Jakarta. Kepergian tokoh yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem itu meninggalkan jejak panjang dalam perkembangan industri manufaktur nasional, penguatan ekonomi domestik, hingga kiprahnya di parlemen.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita atas wafatnya H. Rachmat Gobel, Anggota DPR RI, Dapil Gorontalo," bunyi unggahan Instagram Pemerintah Provinsi Gorontalo, Jumat (10/7).

Pihak keluarga juga menyampaikan kabar duka melalui media sosial. "Dengan penuh keikhlasan dan duka yang mendalam, kami segenap keluarga besar Bpk. Rachmat Gobel menyampaikan bahwa orang yang kami cintai telah berpulang ke rahmatullah," tulis keterangan di akun Instagram.

Rachmat meninggalkan sang istri, Retno Damayanti, dua anak, Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, beserta cucu serta keluarga besarnya. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Supomo No. 55A, Jakarta Selatan, sebelum dimakamkan di Gorontalo.

Lahir pada 3 September 1962, Rachmat berasal dari keluarga pelaku industri. Ia merupakan putra kelima pasangan Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel. Ayahnya dikenal sebagai pelopor industri elektronika nasional sekaligus pendiri National Gobel yang kemudian berkembang menjadi Panasonic Gobel Indonesia.

Meski lahir dari keluarga pengusaha, perjalanan kariernya ditempa dari bawah. Berdasarkan keterangan di situs Partai NasDem, sejak remaja ia telah diperkenalkan dengan berbagai pekerjaan di lingkungan perusahaan keluarga, mulai dari menjadi penyapu pabrik saat masih duduk di bangku SMP hingga mengisi sejumlah posisi manajerial.

Setelah meraih gelar sarjana Perdagangan Internasional dari Chuo University, Tokyo, Jepang, pada usia 24 tahun, Rachmat menjalani praktik kerja di Matsushita Group di dekat Osaka. Pada 1989, ia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Kelompok Usaha Gobel sebagai Asisten Presiden Direktur PT National Gobel yang kini dikenal sebagai PT Panasonic Manufacturing Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, Gobel Group berkembang melewati berbagai tantangan ekonomi, termasuk krisis moneter 1998 hingga pandemi. Perusahaan tidak hanya memperkuat aktivitas manufaktur elektronik, tetapi juga mendorong alih teknologi dari Jepang, meningkatkan kapasitas industri nasional, serta memberdayakan tenaga kerja lokal melalui kemitraan jangka panjang dengan Matsushita Electric Industrial Co. (Panasonic).

Tak hanya berkarier di dunia bisnis, Rachmat Gobel juga dipercaya memimpin Kementerian Perdagangan pada 2014-2015. Selama menjabat, ia mengusung berbagai kebijakan yang berfokus pada perlindungan pasar dalam negeri, pemberantasan impor ilegal, serta penguatan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) guna memperkuat daya saing produk lokal.

Karier politiknya berlanjut di DPR RI sebagai Wakil Ketua DPR periode 2019-2024 dari Partai NasDem. Di parlemen, Rachmat aktif menyuarakan pembangunan berbasis pertanian, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemerataan pembangunan di kawasan Indonesia Timur, khususnya Gorontalo yang menjadi daerah pemilihannya.

Kepergian Rachmat Gobel menjadi tantangan bagi Gobel Group dalam transisi kepemimpinan generasi berikutnya. Selama memimpin perusahaan keluarga tersebut, ia berperan sebagai penghubung antara fondasi industri elektronika yang dibangun generasi pertama dengan transformasi menuju korporasi modern melalui penguatan teknologi dan kemitraan internasional.

Ke depan, perhatian akan tertuju pada proses suksesi di Gobel Group, termasuk sosok yang akan melanjutkan kepemimpinan perusahaan serta arah strategi bisnis grup. Stabilitas transisi dinilai penting untuk menjaga kesinambungan hubungan dengan Panasonic Jepang, keberlanjutan industri manufaktur nasional, serta ekosistem rantai pasok yang melibatkan ribuan pekerja dan pelaku usaha lokal.

Sumber: Instagram rachmatgobel_rg

Curated For You

Editorial Team

Related Article