Walaupun tidak wajib, Ramadan menjadi waktu yang populer untuk membayar zakat mal karena beberapa alasan berikut.
1. Nilai pahala yang lebih besar di bulan Ramadan
Ramadan diyakini sebagai bulan penuh keberkahan di mana amal ibadah dilipatgandakan. Hal ini mendorong banyak orang menunaikan zakat pada bulan tersebut.
2. Momentum berbagi kepada masyarakat
Kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Idulfitri, sehingga zakat yang dibayarkan saat Ramadan dapat segera membantu mustahik memenuhi kebutuhan pokok.
3. Program distribusi zakat yang intensif
Banyak lembaga zakat mengadakan program khusus Ramadan, seperti paket sembako, santunan, dan program pemberdayaan ekonomi.
4. Kemudahan pembayaran digital
Perkembangan platform zakat online dan layanan digital memudahkan pembayaran zakat mal selama Ramadan, terutama bagi profesional dan pengusaha dengan mobilitas tinggi.
5. Bertepatan dengan penerimaan THR atau bonus
Bagi karyawan dan eksekutif, Ramadan sering bertepatan dengan penerimaan Tunjangan Hari Raya atau bonus tahunan, sehingga likuiditas keuangan meningkat.
6. Konsolidasi kewajiban keuangan tahunan
Sebagian orang menjadikan Ramadan sebagai momen evaluasi keuangan tahunan, termasuk menghitung dan membayar zakat mal secara terencana.