BUSINESS

Pendapatan Industri Gim Rp25 T, Tapi Pelaku Lokal Cuma Dapat 0,5%

Penting menyadarkan publik bahwa potensi gim sangat besar.

Pendapatan Industri Gim Rp25 T, Tapi Pelaku Lokal Cuma Dapat 0,5%Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi, dan Radio Kemenparekraf/Baparekraf, Iman Santosa. (dok Kemenparekraf)
16 October 2023

Jakarta, FORTUNE – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, (Kemenparekraf) mengungkapkan pendapatan industri gim di Indonesia pada mencapai Rp25 triliun. Namun,  hanya 0,5 persen yang terserap ke pelaku industri dalam negeri.

Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi, dan Radio Kemenparekraf/Baparekraf, Iman Santosa, mengatakan biaya yang dikeluarkan oleh para pemain gim tertuju pada gim keluaran mancanegara, dan mencapai 99,5 persen.

Oleh karenanya, pemerintah gencar memberikan program pelatihan, inkubasi, dan kompetisi, untuk mengembangkan industri gim Indonesia. “Kami berharap dapat terus mendorong munculnya talenta baru yang bisa mengisi kekurangan SDM industri gim,” katanya seperti dikutip dari laman resmi Kemenparekraf, Senin (16/10).

Pihaknya juga akan mempercepat perwujudan peraturan presiden tentang industri gim, yang saat ini tengah digodog. Ia berharap, strategi ini dapat meningkatkan kontribusi pelaku industri gim lokal hingga 70 persen. “Dalam satu tahun, setidaknya bisa naik, tidak hanya 0,5 persen,” ujarnya.

Potensi nilai industri game yang mencapai Rp25 triliun ini, menurutnya bahkan melampaui penggabungan dua industri kreatif lain, seperti musik dan film. Perlu adanya upaya untuk menyadarkan masyarakat, bahwa industri gim tidak selalu terkait dengan hal-hal negatif, namun banyak juga hal positif yang bisa dihasilkan dari gim. “Ini potensi yang harus dikembangkan,” ujarnya.

Program Netas

aplikasi game di hp
ilustrasi aplikasi game di hp (unsplash.com/David Grandmougin)

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.